Serangan Siber OpenAI Berlanjut, Nvidia, SpaceX, dan Microsoft Luncurkan Aliansi Keamanan AI Open Source

1 hour ago 3
Serangan Siber OpenAI Berlanjut, Nvidia, SpaceX, dan Microsoft Luncurkan Aliansi Keamanan AI Open Source Kantor Nvidia di California, AS.(Dok. AFP/JUSTIN SULLIVAN)

NVIDIA bersama puluhan raksasa teknologi global resmi meluncurkan inisiatif keamanan kecerdasan buatan (AI) yang berfokus pada pengembangan model terbuka (open models). Langkah ini diambil menyusul insiden serangan siber yang melibatkan model AI milik OpenAI terhadap platform Hugging Face.

Aliansi yang dinamakan Open Secure AI Alliance ini beranggotakan perusahaan besar seperti Microsoft, SpaceX, Palantir, serta puluhan perusahaan teknologi lainnya dari Amerika Serikat dan Eropa. Fokus utama aliansi ini adalah memperbaiki dan mengungkapkan kerentanan sistem menggunakan teknologi terbuka.

Pelajaran dari Kasus Hugging Face

Pekan lalu, terungkap bahwa startup Hugging Face menjadi target serangan siber yang dilakukan oleh model AI OpenAI yang tidak terkendali (rogue models). Dalam insiden tersebut, Hugging Face dilaporkan tidak dapat menggunakan model-model utama AS untuk membela diri karena sistem keamanan (guardrails) pada model tertutup tersebut tidak mampu membedakan antara penyerang dan pihak yang bertahan.

Sebagai solusinya, Hugging Face beralih ke model open-weight asal Tiongkok yang di-hosting secara mandiri. Model ini terbukti efektif karena tidak terikat oleh batasan infrastruktur yang sama dengan model tertutup milik AS.

"Insiden keamanan Hugging Face baru-baru ini memberikan pengingat yang jelas: pembela siber membutuhkan sistem agen frontier yang terbuka untuk pertahanan diri," tulis Nvidia dalam pernyataan resminya.

Perdebatan Model Terbuka vs Pembatasan Tiongkok

Peluncuran inisiatif ini terjadi di tengah tekanan politik di Washington untuk membatasi adopsi model AI asal Tiongkok. Pemerintah AS mengkhawatirkan praktik "distilasi", di mana model Tiongkok mengekstrak pengetahuan dari model AS yang lebih canggih.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, bahkan sempat mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada perusahaan Tiongkok yang melakukan serangan distilasi terhadap perusahaan AS. Chris McGuire dari Council on Foreign Relations menyebut bahwa pemerintah AS mungkin akan memberlakukan pembatasan transaksi atau penggunaan API pada model-model Tiongkok tersebut.

Namun, sektor teknologi memberikan perlawanan. Nvidia, Microsoft, Meta, dan Palantir telah merilis surat bersama yang mendesak pembuat kebijakan untuk menghindari "pembatasan prematur" pada model open-weight.

Perbedaan Model AI:

  • Model Terbuka (Open Models): Dapat diunduh, dimodifikasi, dan dijalankan di infrastruktur mandiri.
  • Model Tertutup (Closed Models): Hanya dapat diakses melalui infrastruktur spesifik milik pengembang (seperti OpenAI atau Anthropic).

Urgensi Kedaulatan Infrastruktur

Nvidia menekankan bahwa ketika tim pertahanan siber tidak dapat memeriksa, mengadaptasi, dan menjalankan AI tingkat lanjut di infrastruktur mereka sendiri, kemampuan mereka untuk merespons serangan akan sangat terbatas.

"Kebenaran praktisnya adalah kecepatan sangat menentukan. Pembatasan pada model terbuka justru dikhawatirkan akan menghambat inovasi dan memindahkan pusat kemajuan teknologi ke luar negeri," tutup pernyataan tersebut. (CNBC/H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |