Serangan Udara dan Artileri Israel Hantam Libanon Selatan, Kota Nabatieh Jadi Sasaran

3 weeks ago 33
Serangan Udara dan Artileri Israel Hantam Libanon Selatan, Kota Nabatieh Jadi Sasaran Ilustrasi(Anadolu)

 MILITER Israel dilaporkan melancarkan serangkaian serangan intensif yang melibatkan pesawat tempur, pesawat nirawak (drone), dan artileri ke sejumlah wilayah di Libanon selatan pada Sabtu (28/8). Serangan ini menyasar pemukiman warga dan infrastruktur di beberapa titik strategis.

Berdasarkan laporan sumber militer Libanon kepada RIA Novosti, eskalasi serangan udara terjadi secara beruntun selama kurang lebih tiga jam. Fokus serangan udara terkonsentrasi di wilayah antara kawasan al-Deir dan Bukit Ali Al Taher yang terletak di pinggiran utara Nabatieh El Faouqa. Selain itu, dua serangan udara tambahan dilaporkan menghantam permukiman Mansouri.

Serangan Rudal Berpemandu di Pusat Kota

Di Kota Nabatieh, sebuah pesawat nirawak milik militer Israel menembakkan rudal berpemandu ke sebuah bangunan yang terletak di Jalan Nabih Berri pada sore hari. Rudal tersebut dilaporkan menghantam dinding lantai atas bangunan, memicu kerusakan signifikan di area padat tersebut.

Selain serangan udara, unit artileri Israel juga membombardir beberapa titik di wilayah selatan. Berikut adalah rincian wilayah yang menjadi sasaran serangan artileri dan udara berdasarkan data lapangan:

Lokasi Target Jenis Serangan Keterangan
Al-Deir & Bukit Ali Al Taher Pesawat Tempur Serangan intensif selama 3 jam di utara Nabatieh El Faouqa.
Jalan Nabih Berri, Kota Nabatieh Drone (Rudal Berpemandu) Menghantam lantai atas bangunan pada sore hari.
Permukiman Mansouri Serangan Udara Dua kali serangan udara ke area permukiman.
Haris & Haddatha Artileri Penembakan intensif di permukiman dan area terbuka.
Markaba & Rab El Thalathine Artileri Memicu ledakan kuat di antara kedua permukiman.

Dampak Ledakan

Sumber militer tersebut juga mengonfirmasi adanya ledakan kuat yang terdengar di area antara permukiman Markaba dan Rab El Thalathine akibat tembakan artileri. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa, namun intensitas serangan menunjukkan peningkatan aktivitas militer Israel di perbatasan utara yang menargetkan wilayah kedaulatan Libanon. (RIA Novosti/Ant/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |