Serangkaian Serangan Guncang Tailan Selatan, Militer Berlakukan Jam Malam

1 month ago 31
Serangkaian Serangan Guncang Tailan Selatan, Militer Berlakukan Jam Malam Wakil Gubernur Narathiwat, Wichan Chaisetthsamphan (kiri), memeriksa operasi keamanan di Distrik Muang menyusul serangkaian ledakan bom dan serangan pembakaran pada Sabtu (22/8) malam.(Kantor Humas Provinsi Narathiwat/Bangkok Post)

MILTER Tailan memperingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan setelah serangkaian serangan kekerasan terjadi di sejumlah provinsi perbatasan selatan negara itu. Satuan Tugas Narathiwat kemudian memberlakukan jam malam di seluruh provinsi mulai pukul 22.15 pada Sabtu (22/8) hingga pukul 06.00 Minggu (23/8) waktu setempat.

Media Tailan melaporkan, aksi kekerasan berupa pembakaran dan ledakan terjadi secara beruntun di Provinsi Narathiwat, Yala, dan Pattani mulai sekitar pukul 20.00 waktu setempat, Sabtu (22/8) malam.

Serangan tersebut menyasar sejumlah fasilitas publik, termasuk kantor administrasi, kendaraan, tiang listrik, menara telekomunikasi, dan toko serba ada. Sedikitnya 11 insiden dilaporkan terjadi di Narathiwat. Ledakan di wilayah tersebut menyebabkan dua orang terluka.

Satuan Tugas Narathiwat kemudian memberlakukan jam malam di seluruh provinsi mulai pukul 22.15 Sabtu hingga pukul 06.00 Minggu. Warga yang memiliki keperluan mendesak diwajibkan memperoleh izin dari otoritas militer, kepolisian, atau administrasi setempat sebelum meninggalkan tempat tinggal.

Salah satu ledakan terjadi sekitar pukul 20.15 di ruas jalan yang menghubungkan Desa Kampong Pare dan Desa Kuching Luepa di Distrik Rangae, Narathiwat. Tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam insiden awal tersebut.

Serangan pembakaran kemudian dilaporkan terjadi di kantor organisasi administrasi tambon Bongo. Sebuah mobil pikap Mitsubishi berwarna hitam juga dilaporkan hilang dari lokasi dan masih dalam penyelidikan aparat.

Di Yala, kelompok yang diduga pemberontak membakar menara telekomunikasi yang dioperasikan dua jaringan serta dua kendaraan milik organisasi administrasi tambon di Distrik Than To.

Penyelidikan

Kepala Distrik Sungai Kolok Sopiyan Daemoleng mengatakan penyelidikan awal menunjukkan kelompok yang diduga pemberontak menempatkan bom di sebuah tempat berteduh di pinggir jalan, tepat di depan kantor cabang Dinas Perhubungan Provinsi Narathiwat di Sungai Kolok.

Sopiyan meminta warga tetap berada di rumah atau tempat tinggal sementara dan menghindari perjalanan yang tidak diperlukan agar petugas keamanan dapat menjalankan tugas secara efektif.

Tingkatkan Kewaspadaan

Komando Keamanan Dalam Negeri Wilayah 4 juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menjauhi lokasi serangan dan kawasan yang ditetapkan sebagai zona keamanan, serta tidak mendekati atau memindahkan benda mencurigakan.

Masyarakat juga diminta tidak mengunggah foto, video, atau lokasi petugas keamanan secara langsung. Informasi tersebut dinilai dapat mengganggu operasi keamanan dan upaya aparat melacak pihak yang bertanggung jawab atas serangkaian serangan.

Militer Tailan meningkatkan kewaspadaan menyusul rangkaian ledakan dan pembakaran yang merusak kendaraan, infrastruktur komunikasi, serta sejumlah fasilitas di wilayah perbatasan selatan. (Bangkok Post/Xinhua/B-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |