Petenis Swiss Stanislav Wawrinka(AFP/Valery HACHE)
LEGENDA tenis asal Swiss, Stan Wawrinka, dipastikan tidak akan tampil dalam turnamen Grand Slam Amerka Serikat (AS) Terbuka 2026 setelah permintaannya untuk mendapatkan wildcard ditolak. Keputusan ini menandai akhir yang emosional bagi petenis berusia 41 tahun tersebut, yang telah mengumumkan rencana pensiunnya pada akhir tahun ini.
Meskipun gagal mendapatkan kesempatan untuk melakukan "tarian terakhir" di Flushing Meadows, Wawrinka tetap menunjukkan kelasnya dengan mengunggah pesan menyentuh di media sosial. Ia mengenang kembali perjalanan kariernya sejak pertama kali menginjakkan kaki di New York sebagai pemuda dari desa kecil di Swiss.
"Ketika saya pertama kali tiba di New York dari sebuah desa pertanian kecil di Swiss, semuanya terasa terlalu besar. Kotanya, kebisingannya, energinya, kerumunannya, dan lampu-lampunya," tulis mantan petenis nomor tiga dunia tersebut.
Wawrinka menambahkan bahwa memenangkan AS Terbuka di kota yang tidak pernah tidur akan selamanya menjadi salah satu momen terbesar dalam hidupnya. Selama kariernya, ia telah tampil sebanyak 17 kali di babak utama New York sejak debutnya pada 2005.
Kontroversi Keputusan USTA
Keputusan United States Tennis Association (USTA) untuk tidak memberikan wildcard kepada juara AS Terbuka 2016 ini menuai kritik dari berbagai pihak. Wawrinka, yang saat ini berada di luar peringkat 100 besar akibat cedera, tidak mengikuti babak kualifikasi meskipun secara peringkat ia masuk dalam batas pemotongan (cut-off).
Pihak USTA sendiri menyatakan tidak akan memberikan komentar terkait keputusan pemberian wildcard. Sebagai perbandingan, petenis lain yang juga akan pensiun musim ini, Gael Monfils, berhasil masuk ke babak utama melalui skema reciprocal wildcard dari Federasi Tenis Prancis.
Berikut adalah ringkasan perjalanan Stan Wawrinka di turnamen Grand Slam sepanjang tahun 2026:
| Australia Terbuka | Wildcard | Putaran Ketiga |
| Prancis Terbuka | Peringkat Langsung | Putaran Pertama |
| Wimbledon | Wildcard | Putaran Pertama |
| AS Terbuka | Ditolak (Wildcard) | - |
Penghormatan dari Sang Pelatih
Pelatih Wawrinka, Magnus Norman, turut mengungkapkan kekecewaannya melalui Instagram. Ia menyebut bahwa tim telah berupaya keras agar Wawrinka bisa memainkan satu Grand Slam terakhir di usia 41 tahun, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
"Ini tentu menyakitkan, tetapi terima kasih atas semua kenangan indah di dalam dan di luar lapangan bersama Anda dan tim di New York selama 13 tahun terakhir," tulis Norman.
Wawrinka akan dikenang sebagai salah satu dari sedikit pemain yang mampu mendobrak dominasi 'Big Three' (Novak Djokovic, Rafael Nadal, dan Roger Federer) dengan mengoleksi tiga gelar Grand Slam berbeda: Australia Terbuka 2014, Prancis Terbuka 2015, dan AS Terbuka 2016.
Turnamen AS Terbuka 2026 sendiri dijadwalkan akan dimulai pada Minggu, 30 Agustus, di Flushing Meadows tanpa kehadiran sang singa Swiss. (bbc/Z-1)


















































