Strategi Khory Al Ghozaly Ubah Popularitas TikTok Jadi Bisnis Barbershop

17 hours ago 9
Strategi Khory Al Ghozaly Ubah Popularitas TikTok Jadi Bisnis Barbershop Kreator konten Tiktok Khory Al Ghozaly(MI/HO)

BAGI sebagian orang, menjadi kreator konten sering kali dianggap sebagai tujuan akhir dalam karier digital. Namun, pandangan berbeda ditunjukkan Khory Al Ghozaly. Kreator konten yang populer melalui akun TikTok @khory.ghozaly ini memilih menjadikan popularitasnya sebagai batu loncatan untuk memasuki dunia usaha yang lebih nyata: bisnis barbershop.

Di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif, Khory memandang media sosial bukan sekadar panggung untuk mencari ketenaran. Baginya, platform digital adalah sarana strategis untuk membangun kepercayaan (trust) dan membuka peluang ekonomi baru.

Bersama sang istri, @farahauliamochtar, Khory konsisten memproduksi konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga berhasil menghimpun audiens loyal yang kini menjadi modal utama pengembangan bisnisnya.

Visi Jangka Panjang di Luar Konten Viral

Khory menekankan bahwa seorang kreator konten harus memiliki visi jangka panjang. Menurutnya, popularitas di media sosial bisa bersifat sementara jika tidak dibarengi dengan langkah nyata yang memberikan manfaat berkelanjutan.

“Saya melihat media sosial bukan hanya tempat mencari popularitas. Bagi saya, platform digital adalah kesempatan untuk belajar, membangun relasi, dan membuka peluang usaha. Karena itu saya ingin punya bisnis yang bisa terus berkembang, bukan hanya mengandalkan konten,” ujar Khory Al Ghozaly.

Berikut adalah beberapa poin utama perjalanan transisi Khory Al Ghozaly dari dunia digital ke dunia usaha:

Aspek Detail Informasi
Identitas Digital Akun TikTok @khory.ghozaly & @farahauliamochtar
Lini Bisnis Barbershop (Perawatan Rambut Pria)
Modal Utama Audiens loyal, kepercayaan publik, dan kemampuan komunikasi
Prinsip Usaha Konsistensi proses, pelayanan berkualitas, dan keberanian memulai

Menjawab Kebutuhan Pasar

Pemilihan bisnis barbershop bukan tanpa alasan. Khory melihat adanya tren kebutuhan masyarakat terhadap layanan perawatan rambut yang terus berkembang dan menuntut kualitas serta kenyamanan lebih. Pengalaman mengelola audiens di media sosial memberinya pelajaran berharga dalam memahami keinginan pelanggan dan menjaga komunikasi yang efektif.

Meski kini disibukkan dengan operasional usaha, Khory tetap aktif memproduksi konten di TikTok. Ia percaya bahwa dunia digital dan dunia bisnis konvensional tidak harus dipisahkan, melainkan dapat berjalan beriringan dan saling memperkuat satu sama lain.

“Membangun usaha memang tidak mudah. Ada proses yang harus dijalani, ada tantangan yang harus dihadapi. Tapi saya percaya, selama kita mau belajar dan konsisten, hasilnya akan mengikuti. Yang terpenting adalah berani memulai,” tambahnya.

Inspirasi bagi Generasi Muda

Melalui perjalanannya, Khory berharap dapat menginspirasi anak muda agar tidak terjebak pada mengejar viralitas semata. Ia mendorong para kreator untuk memanfaatkan "pintu rezeki" di media sosial guna menciptakan sesuatu yang memiliki nilai ekonomi jangka panjang.

“Kesuksesan bukan datang karena viral sesaat, tetapi karena konsisten menjalani proses. Bangun sesuatu yang nyata, terus belajar, dan jangan takut memulai dari bawah,” tutup Khory.

Langkah Khory Al Ghozaly ini menjadi bukti nyata bahwa dengan strategi yang tepat, ekosistem digital dapat menjadi inkubator bagi lahirnya wirausahawan baru yang mampu memberikan manfaat luas bagi diri sendiri maupun orang lain. (Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |