Pemain PSIM Yogyakarta Raka Cahyana Rizky (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Madura United FC Fransiskus Alesandro (kanan) pada pertandingan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, D.I Yogyakarta, Minggu (17/5/2026).(Antara)
PSIM Yogyakarta mengambil langkah strategis guna menjaga kondisi fisik para pemainnya menjelang laga pekan ketiga Super League 2026/27. Tim berjuluk Laskar Mataram tersebut memilih untuk menetap di Surabaya sebelum bertolak ke markas Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9) mendatang.
Keputusan ini diambil setelah PSIM melakoni laga pekan kedua di Jawa Timur melawan Persebaya Surabaya. Meski harus menelan kekalahan tipis 0-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, manajemen tidak ingin beban fisik pemain bertambah akibat perjalanan jauh kembali ke Yogyakarta.
Manajer tim PSIM, Iksan Mahar, menjelaskan bahwa keputusan menetap di Surabaya merupakan kesepakatan antara manajemen dan tim pelatih. Fokus utama saat ini adalah memastikan para pemain mendapatkan waktu istirahat yang berkualitas setelah menjalani laga dengan intensitas tinggi.
“Manajemen dan tim pelatih telah sepakat untuk menetap di Surabaya demi mencegah kelelahan pemain akibat perjalanan. Setelah menjalani pertandingan yang ketat melawan Persebaya, para pemain sangat membutuhkan waktu istirahat yang cukup,” ujar Iksan Mahar sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Selasa (15/9).
Efisiensi Perjalanan dan Persiapan Taktis
Selain faktor kebugaran, efisiensi logistik menjadi pertimbangan utama. Jarak antara Surabaya dan Pamekasan yang relatif dekat dinilai jauh lebih praktis daripada harus pulang ke Yogyakarta dan kemudian kembali lagi ke Jawa Timur dalam waktu singkat.
Iksan menegaskan bahwa memaksakan tim kembali ke Yogyakarta hanya akan menambah beban fisik yang berisiko menurunkan performa di lapangan. Dengan menetap di Surabaya, tim pelatih memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan strategi menghadapi laga berikutnya.
Selama di Surabaya, tim pelatih fokus pada tiga aspek utama:
- Recovery: Pemulihan fisik pemain pasca-laga kontra Persebaya.
- Gizi dan Nutrisi: Pengawasan ketat asupan makanan untuk menunjang stamina.
- Pematangan Taktik: Evaluasi permainan dan persiapan strategi khusus melawan Madura United.
Misi Meraih Kemenangan Perdana
Langkah ini diambil demi satu target besar: meraih kemenangan perdana musim ini. PSIM saat ini berada dalam posisi sulit setelah hanya mengoleksi satu poin dari dua laga awal. Pada pekan pertama, anak asuh Jean-Paul van Gastel ditahan imbang 1-1 oleh Persita Tangerang, yang menempatkan mereka di peringkat 12 klasemen sementara.
Tantangan berat menanti di Pamekasan, mengingat Madura United sedang dalam performa terbaiknya dengan menyapu bersih dua kemenangan awal. Namun, Iksan optimistis persiapan matang di Surabaya akan membuahkan hasil positif.
“Kami ingin memastikan skuad dalam kondisi bugar seratus persen dan siap bertanding pada Jumat mendatang untuk meraih poin maksimal,” pungkas Iksan. (Ant/I-1)
| Laga | Madura United vs PSIM Yogyakarta |
| Kompetisi | Super League 2026/27 (Pekan 3) |
| Waktu | Jumat, 18 September 2026, 19.00 WIB |
| Stadion | Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan |


















































