Suku Bunga The Fed Naik, Pemerintah Siapkan Diversifikasi Utang

3 days ago 3
Suku Bunga The Fed Naik, Pemerintah Siapkan Diversifikasi Utang Wakil Menteri Keuangan Juda Agung.(Dok. Kemenkeu)

KENAIKAN suku bunga Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75%-4,00% berpotensi meningkatkan tekanan terhadap rupiah dan biaya pembiayaan utang pemerintah. 

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan kenaikan suku bunga The Fed dapat mendorong terjadinya repricing atau penyesuaian kembali harga dan imbal hasil instrumen utang pemerintah. Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut masih berada dalam level yang wajar.

"Ya, saya kira itu tentu saja ada repricing. Tapi saya kira masih dalam level yang wajarlah untuk itu," ujar Juda di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (17/9).

Juda mengatakan pemerintah tetap melakukan diversifikasi sumber pembiayaan untuk mengantisipasi perubahan kondisi pasar keuangan global. Salah satunya melalui penerbitan Panda Bond di pasar Tiongkok.

"Ya, itu tetap. Tetap Panda Bond," katanya.

Adapun terkait rencana penerbitan global bond, Juda belum merinci nilai dan waktu penerbitannya. Ia mengatakan pemerintah akan memberikan pembaruan mengenai rencana tersebut, termasuk terkait sisa kuota penerbitan global bond.

"Iya, itu nanti kita update ya," pungkasnya.

Kenaikan suku bunga The Fed tersebut merupakan yang pertama sejak 2023, sekaligus berlawanan dengan desakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang meminta suku bunga diturunkan.

Keputusan tersebut diambil secara bulat oleh Federal Open Market Committee (FOMC), komite pembuat kebijakan The Fed. Ketua The Fed Kevin Warsh mengatakan kenaikan suku bunga diperlukan untuk mengendalikan inflasi yang dinilai masih terlalu tinggi dan telah berlangsung terlalu lama.

"Fakta sederhananya adalah inflasi terlalu tinggi dan sudah berlangsung terlalu lama," ujar Warsh dalam konferensi pers mengutip AFP, Kamis (17/9).

Menurutnya, keputusan menaikkan suku bunga merupakan keputusan serius, tetapi diperlukan untuk meredam tekanan inflasi.

Kenaikan suku bunga pada Rabu juga berpotensi bukan menjadi yang terakhir pada tahun ini. Berdasarkan Summary of Economic Projections (SEP), menunjukkan sedikitnya 12 dari 18 pejabat The Fed yang berpartisipasi dalam proyeksi memperkirakan masih diperlukan satu kali kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun.

Sementara itu, empat pejabat memperkirakan diperlukan dua kali kenaikan suku bunga tambahan. (H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |