Swargaloka Bawa Epos Ramayana Lebih Segar Lewat “Kijang Kencana”

1 week ago 10
Swargaloka Bawa Epos Ramayana Lebih Segar Lewat “Kijang Kencana” Ilustrasi(Dok. Swargaloka)

Menyusul kesuksesan pementasan perdananya pada tahun 2025, Swargaloka kembali menghadirkan pagelaran musikal wayang (Drayang) bertajuk "Kijang Kencana". Pertunjukan ini dijadwalkan mentas pada 13 September 2026 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Karya ini mengangkat kisah klasik epos Ramayana dengan sudut pandang baru yang relevan bagi generasi muda. Lewat perpaduan tari, drama, musik, dan tata panggung yang artistik, pertunjukan ini diharapkan mampu merebut hati kalangan Gen Z.

“Di tengah maraknya pertunjukan modern, kami ingin menunjukkan bahwa wayang juga mampu hadir dengan bahasa pertunjukan yang segar, emosional, dan dekat dengan penonton masa kini,” kata produser pertunjukan, Bagaskoro Putro, dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (11/9).

Bagaskoro mengklaim bahwa pertunjukan ini menjadi jembatan antara kekayaan tradisi dengan estetika panggung modern. Dengan demikian, penonton tidak hanya menikmati sebuah pertunjukan, tetapi juga mengalami kembali cerita Ramayana dari perspektif yang berbeda.

“Secara cerita, kami tetap menjaga ruh dan kekuatan Kijang Kencana. Namun, pada pementasan kedua ini kami melakukan penguatan di banyak aspek artistik,” tegasnya.

Hadirkan Gamelan Orkestra

Berbeda dari pertunjukan sebelumnya, persembahan spesial disiapkan Swargaloka kali ini dengan menghadirkan Gamelan Orkestra sebagai pengiring latar musik. Inovasi ini menawarkan pengalaman tradisional dengan balutan orkestrasi yang megah.

”Hadirnya Live Gamelan Orchestra menjadikan setiap adegan memiliki energi dan emosi yang lahir secara langsung di atas panggung. Musik tidak lagi hanya menjadi pengiring, tetapi menjadi 'napas' yang hidup bersama para penari dan pemain,” sebut Creative Director Kijang Kencana, Saverigadi.

Selain itu, aspek koreografi, dinamika dramatik, visual panggung, serta detail penyajian akan ditampilkan lebih baik dari pementasan sebelumnya. Hal ini bertujuan menghadirkan pengalaman menonton yang jauh lebih imersif dengan intensitas cerita yang lebih matang.

“Harapan terbesar kami adalah semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan perjalanan Kijang Kencana dan melihat bahwa cerita wayang selalu memiliki perspektif baru untuk diceritakan,” tukas Saverigadi.

Sinopsis Kijang Kencana

Drayang “Kijang Kencana” berkisah tentang Kalamarica, seorang patih yang diutus Rahwana untuk menggoda Shinta dengan mengubah wujudnya menjadi kijang berwarna emas yang penuh pesona.

Shinta, istri Ramawijaya yang sedang mengasingkan diri di Hutan Dandaka, tergoda untuk memilikinya. Ia meminta suaminya, Rama, menangkap kijang tersebut untuk dijadikan teman selama di pengasingan.

Namun, upaya Rama menuruti keinginan sang istri justru membawa petaka. Shinta diculik oleh Rahwana dan dibawa ke Negeri Alengka. Meski Kalamarica berhasil menyelesaikan tugasnya, misi tersebut berakhir dengan kematiannya.

Informasi Pertunjukan:

  • Tanggal: 13 September 2026
  • Lokasi: Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta
  • Sesi 1: 15.00 - 17.00 WIB
  • Sesi 2: 20.00 - 22.00 WIB
  • Harga Tiket: Rp75.000 - Rp750.000

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan kemegahan kolaborasi puluhan seniman lintas disiplin ini, tiket pertunjukan telah resmi dijual dan dapat diakses melalui kanal penjualan resmi.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |