Pelatih timnas Indonesia John Herdman (kiri).(ANTARA/M Fikri Setiawan)
PEMANDANGAN tidak biasa terlihat di bangku cadangan Timnas Indonesia saat melakoni laga lanjutan Grup A Piala AFF 2026 melawan Kamboja. Pelatih kepala Skuad Garuda, John Herdman, sempat "menghilang" dari pinggir lapangan dan memilih memantau jalannya pertandingan dari ruang analisis.
Keputusan juru taktik asal Inggris tersebut bukan tanpa alasan. Herdman mengungkapkan bahwa dirinya sengaja menjauh dari technical area pada 30 menit awal pertandingan demi menguji kemandirian serta aspek kepemimpinan para pemainnya di atas lapangan.
Meniru Metode Luis Enrique
Langkah berani yang diambil Herdman ini terinspirasi dari metode pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique. Pelatih asal Spanyol tersebut diketahui pernah mengendalikan taktik timnya dari tribun melalui alat komunikasi pada September 2025 silam.
Bagi Herdman, memberikan ruang bagi pemain untuk mengambil keputusan sendiri adalah bagian dari proses pendewasaan tim. Ia meyakini bahwa Skuad Garuda saat ini memiliki fondasi kepemimpinan yang kuat sehingga tidak harus selalu bergantung pada instruksi langsung dari pinggir lapangan di setiap menitnya.
"Saya pikir kami memiliki pemimpin yang fenomenal dalam kelompok ini, enam orang yang memimpin tim. Dan mereka tidak membutuhkan pelatih mereka di sana," ungkap Herdman dalam sesi konferensi pers pascapertandingan. "Ini tentang memberikan contoh bahwa ini adalah tim yang penuh dengan pemimpin."
Dominasi Garuda Sejak Babak Pertama
Eksperimen tersebut terbukti tidak menggoyahkan performa tim. Meski tanpa kehadiran fisik Herdman di bench pada awal laga, Indonesia tampil sangat tajam. Di babak pertama saja, Skuad Garuda sudah berhasil menyarangkan tiga gol ke gawang Kamboja melalui aksi Mitchell Baker dan Sandy Walsh.
Selain untuk memberdayakan pemain, eks pelatih Timnas Kanada itu menjelaskan bahwa memantau dari ketinggian memberinya perspektif taktis yang lebih luas. Hal ini penting untuk mengevaluasi hasil latihan selama tiga minggu terakhir dalam situasi tekanan tinggi.
"Bagi saya, penting untuk melihat permainan secara taktis pada level yang berbeda untuk melihat bagaimana tiga minggu terakhir berjalan di bawah tekanan, di bawah sorotan lampu besar, di depan penonton, melawan lawan yang sulit," tambah Herdman.
Kemenangan Telak 5-1
Memasuki babak kedua, dominasi Indonesia semakin tidak terbendung. Mitchell Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor, disusul oleh gol dari Jens Raven yang menggenapi kemenangan telak Indonesia menjadi 5-1 atas Kamboja.
Kemenangan meyakinkan ini menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia sebelum melanjutkan perjuangan di Grup A. Selanjutnya, Skuad Garuda dijadwalkan akan melakoni laga tandang yang krusial melawan Timor Leste.
Statistik Pertandingan: Indonesia 5-1 Kamboja
- Pencetak Gol Indonesia: Mitchell Baker (2), Sandy Walsh, Jens Raven.
- Konteks: Grup A Piala AFF 2026.
- Metode Pelatih: Pemantauan dari ruang analisis (30 menit awal).
(Z-1)


















































