Toyota Rush Terjun ke Jurang 20 Meter di Kutai Timur, Pengemudi Selamat

4 weeks ago 39
Toyota Rush Terjun ke Jurang 20 Meter di Kutai Timur, Pengemudi Selamat Kondisi mobil usai dievakuasi dari dalam jurang dengan kedalaman 20 meter.(Doc Humas Polres Kutim)

SATU unit mobil jenis Toyota Rush warna cokelat dengan nomor polisi KT 1035 GG , Sabtu (22/8) pukul 15.20 Wita.alami kecelakaan tunggal atau out of control di Jalan Poros Bengalon-Sangatta, Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur hingga mobil beserta pengemudian terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter.

Pengemudi mobil naas itu bernama Muhammad Gunawan, merupakan pelajar asal Kabupaten Berau, berhasil diselamatkan dalam insiden tersebut, setelah menghubungi layanan Call Center 110 Polres Kutim. Korban pun hanya mengalami luka lecet pada bagian lengan.

“Informasi kecelakaan tersebut pertama kali diterima melalui layanan Call Center 110 Polres Kutim. Informasi yang masuk langsung kami tindak lanjuti dengan berkoordinasi bersama jajaran Polsek Bengalon untuk melakukan tindakan penyelamatan atau evakuasi korban,” ujar Kapolres Kutim AKBP Aryansyah, Minggu (23/8).

Diterangkannya, layanan Call Center 110 ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun meminta bantuan kepolisian ketika terjadi keadaan darurat, seperti hal peristiwa kecelakaan tunggal tersebut.

Usai kecelakaan, pengemudi menghubungi Call Center 110 untuk meminta bantuan. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada fungsi terkait dan Polsek Bengalon. Selanjutnya petugas mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban, pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata korban serta saksi, dan melakukan pendataan terhadap kondisi kendaraan.

“Kecepatan dalam menerima dan meneruskan informasi sangat penting, terutama dalam penanganan kejadian yang membutuhkan respons kepolisian. Kami mengimbau masyarakat tidak ragu menghubungi 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan kejadian yang memerlukan kehadiran petugas,” ujarnya.

Berdasarkan informasi awal, kendaraan bergerak dari arah Sangatta menuju Bengalon. Saat tiba di lokasi kejadian, kondisi jalan menikung dan menurun. Lalu, dari arah berlawanan terdapat kendaraan yang diduga mengambil jalur Toyota Rush. Pengemudi kemudian membanting kemudi ke kiri hingga kendaraan keluar dari badan jalan dan terjun ke jurang.

“Akibat kecelakaan tersebut, Toyota Rush mengalami kerusakan pada bagian bodi depan, belakang, serta sisi kanan dan kiri. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta. Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kecelakaan tersebut. Tetapi satu orang tercatat mengalami luka ringan,” sebutnya.

Polisi menduga kecelakaan dipengaruhi kondisi jalan yang menikung dan menurun serta faktor pengemudi yang kurang berhati-hati dalam mengendalikan kendaraan. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dengan jarak pandang luas.

Kapolres juga mengingatkan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur dengan karakteristik jalan menurun dan menikung. Utamakan keselamatan, kurangi kecepatan dan pastikan kendaraan tetap terkendali, terutama saat melintasi jalan menikung dan menurun. 

“Jangan memaksakan diri jika kondisi berkendara tidak memungkinkan,” pungkas Aryansyah. (EM)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |