Trump Tolak Permintaan Arab Saudi untuk Serang Houthi di Yaman

1 week ago 4
Trump Tolak Permintaan Arab Saudi untuk Serang Houthi di Yaman Donald Trump dan MBS.(Al Jazeera)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan menolak permintaan langsung dari Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), untuk melakukan serangan militer terhadap pasukan Houthi di Yaman. Penolakan ini menggarisbawahi keengganan Washington untuk terlibat lebih jauh dalam konflik langsung di wilayah tersebut.

Berdasarkan laporan Axios yang mengutip dua pejabat Amerika Serikat, MBS melakukan dua panggilan telepon kepada Trump pada Kamis (10/9/2026). Dalam percakapan tersebut, sang Putra Mahkota mendesak AS untuk mengeksekusi serangan militer yang menargetkan kekuatan Houthi. Namun, Trump menolak permintaan tersebut, dengan pejabat AS menyatakan bahwa administrasi saat ini tidak memiliki niat untuk mengambil tindakan militer langsung terhadap kelompok tersebut.

Fokus pada Iran dan Selat Hormuz

Meskipun menolak serangan langsung, Washington menyatakan keprihatinan yang mendalam atas konflik yang kian intensif di Yaman. AS memilih untuk memperkuat dukungan bagi Arab Saudi tanpa harus terlibat secara militer di garis depan. Sebagai bagian dari koordinasi mendesak, Laksamana Brad Cooper, komandan Komando Pusat AS (Centcom), melakukan perjalanan ke Arab Saudi pada Kamis.

Pejabat militer dan sipil Amerika dilaporkan telah menginformasikan rekan-rekan mereka di Saudi dalam beberapa pekan terakhir mengenai mandat Trump. Fokus utama pasukan AS saat ini ialah tetap tertuju pada Iran dan pengamanan Selat Hormuz, alih-alih membuka front militer baru di Yaman.

Eskalasi Ketegangan Regional

Upaya diplomatik Saudi itu muncul setelah laporan pada awal Juli yang menyebutkan bahwa Riyadh sedang mencoba membangun koalisi internasional untuk melindungi jalur pelayaran Laut Merah dari serangan Houthi. Ketegangan di kawasan tersebut meningkat tajam setelah pasukan Houthi mengeklaim telah menghadapi pesawat tempur Saudi yang mencoba menghalangi penerbangan sipil Iran mendarat di Bandara Internasional Sanaa.

Hingga saat ini, baik Gedung Putih maupun Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington belum memberikan tanggapan resmi terkait detail pembicaraan tersebut. Sementara itu, di lapangan, pasukan Houthi yang menguasai sebagian besar wilayah barat laut Yaman terus melancarkan serangan besar-besaran terhadap pasukan pemerintah Yaman yang didukung oleh koalisi pimpinan Saudi. (The Independent/I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |