Update Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8: 143 Penumpang Dievakuasi dengan Selamat

1 week ago 27
 143 Penumpang Dievakuasi dengan Selamat ilustrasi(Antara)

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin, melaporkan perkembangan terkini insiden kecelakaan kapal penumpang KMP Virgo Transport 8. Kapal tersebut dilaporkan mengalami kondisi listing (miring) dan hilang kontak (lost contact) di perairan Laut Jawa.

Kapal Roro Penumpang berbendera Indonesia dengan bobot 8.540 GT tersebut dinakhodai oleh Arief Yunianto dan dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping. Sebelum insiden terjadi, kapal bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 LT dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin.

Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, mengungkapkan bahwa kapal mulai mengalami kendala di sekitar perairan Masalembo pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 LT. Berdasarkan data manifes, terdapat total 241 orang di atas kapal yang terdiri dari:

  • 30 orang kru kapal
  • 27 orang mitra kerja kapal
  • 59 orang penumpang dewasa
  • 1 orang anak-anak
  • 124 orang sopir dan kernet

Selain membawa ratusan penumpang, kapal tersebut juga mengangkut 89 unit muatan kendaraan.

"Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KMP Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi," ujar Heri, Minggu (13/9).

Upaya Evakuasi Gabungan

Operasi penyelamatan dilakukan secara intensif oleh unsur SAR gabungan bersama BASARNAS Banjarmasin. Proses evakuasi juga mendapat bantuan dari kapal-kapal komersial yang berada di sekitar lokasi kejadian, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP.

Selain itu, Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin turut mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk mempercepat proses pemindahan korban dari lokasi kejadian.

Hingga laporan awal ini disampaikan, tim gabungan telah berhasil menyelamatkan sebagian besar penumpang. "Dari proses penanganan awal tersebut, sebanyak 143 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat maupun mendapatkan perawatan medis," jelas Heri.

Saat ini, otoritas terkait masih terus melakukan proses pencarian dan pendataan lebih lanjut untuk memastikan kondisi seluruh penumpang dan kru yang belum terdata dalam evakuasi tahap awal tersebut. (E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |