Venezia Tersingkir dari Coppa Italia, Stroppa dan Montipo Sesali Peluang Terbuang

2 hours ago 5
Venezia Tersingkir dari Coppa Italia, Stroppa dan Montipo Sesali Peluang Terbuang Venezia FC harus mengakui keunggulan Udinese 1-2 di babak 32 besar Coppa Italia. Pelatih Giovanni Stroppa dan kiper Lorenzo Montipò angkat bicara soal kekalahan tersebut.(Udinese)

VENEZIA FC harus mengakhiri langkah mereka di babak 32 besar Frecciarossa Coppa Italia 2026/27 setelah menelan kekalahan tipis 1-2 dari tuan rumah Udinese. Kendati sempat unggul dan tampil mendominasi di paruh pertama, performa Venezia menurun di babak kedua hingga akhirnya harus merelakan tiket kelolosan.

Pascamatch, pelatih kepala Venezia FC, Giovanni Stroppa, serta penjaga gawang Lorenzo Montipò memberikan evaluasi mendalam mengenai performa tim dan penyebab kekalahan tersebut.

Penurunan Fisik Jadi Kendala Utama

Giovanni Stroppa menyayangkan ketidakmampuan anak asuhnya dalam memaksimalkan momentum di babak pertama. Meski memainkan banyak pemain baru, Venezia sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang emas untuk menjauhkan keunggulan.

"Hari ini kami menurunkan banyak pemain baru di lapangan, jadi sangat wajar jika kami mengalami penurunan performa di babak kedua. Meskipun demikian, setelah jeda kami masih memiliki tiga atau empat kesempatan untuk menekan Udinese, walaupun kami juga memberikan beberapa peluang kepada lawan," ujar Stroppa.

Ia tidak menutupi rasa kecewanya karena tim gagal memanfaatkan dominasi awal untuk mengunci kemenangan lebih cepat.

"Sangat mengecewakan bermain begitu bagus di babak pertama tetapi tidak memanfaatkan peluang yang ada untuk unggul dua gol. Selama tim mampu mempertahankan level fisiknya, kami bermain sangat baik. Saya tentu mendapatkan beberapa jawaban tambahan setelah pertandingan malam ini," tambahnya.

Debut Manis Montipò yang Ternoda Hasil Akhir

Laga ini juga menjadi momen spesial bagi Lorenzo Montipò yang mencatatkan penampilan perdananya berseragam Venezia FC. Namun, sukacita debut tersebut sedikit ternoda oleh hasil akhir.

"Perasaan yang luar biasa bisa melakukan debut dengan jersey ini dan saya sangat senang akan hal itu. Namun, saya kecewa dengan hasil akhir, terutama karena kami memainkan babak pertama yang sangat luar biasa di mana kami seharusnya bisa memaksimalkan peluang," ungkap Montipò.

Kiper Venezia tersebut menilai hasil imbang sebenarnya akan menjadi cerminan yang lebih adil melihat jalannya laga.

"Di babak kedua, kami mengalami penurunan yang lebih disebabkan oleh faktor fisik ketimbang mental, tetapi kami tetap berusaha bereaksi dan menciptakan peluang. Mengingat bagaimana pertandingan berjalan, hasil imbang akan menjadi hasil yang adil," jelasnya.

Meski tersingkir dari ajang piala domestik, Montipò tetap optimistis menatap sisa musim. Ia menegaskan seluruh elemen tim memiliki komitmen penuh untuk menjaga eksistensi klub di kasta tertinggi.

"Saya melihat tim yang bertekad dan berhasrat memainkan sepak bola sesuai arahan pelatih, dengan sikap dan mentalitas yang tepat. Kami memiliki klub hebat di belakang kami dengan proyek fantastis, dan mereka bertekad untuk bertahan di divisi ini bagaimanapun caranya. Kami bekerja sepenuh hati menuju tujuan tersebut, dan kami memiliki pengalaman yang tepat untuk mencapainya," tutup sang penjaga gawang. (Udinese/BBC/Venezia/Z-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |