Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kiri) meninjau Halte Universitas Pancasila di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (15/9) .(Antara-HO/Pemprov DKI Jakarta)
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat akses transportasi publik yang terintegrasi.
Komitmen ini diwujudkan salah satunya melalui peresmian Halte Universitas Pancasila di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa kehadiran halte baru ini dirancang untuk mendukung kebutuhan seluruh mobilitas masyarakat, termasuk penyediaan fasilitas yang ramah bagi kelompok disabilitas dan lanjut usia.
"Peresmian halte ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik yang inklusif, aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat," ujar Rano dalam keterangan resminya, Selasa (15/9).
Pembangunan fisik halte tersebut merupakan bentuk kolaborasi strategic antara Pemprov DKI Jakarta, PT Transportasi Jakarta (Trans-Jakarta), dan pihak Universitas Pancasila.
"Trans-Jakarta merealisasikan pembangunan fisik halte, sementara Universitas Pancasila turut mendorong pemanfaatannya oleh mahasiswa dan sivitas akademika sebagai bagian dari upaya beralih ke transportasi publik," jelas Rano.
Rano berharap fasilitas ini dapat dijaga bersama serta menjadi percontohan integrasi layanan transportasi urban yang inklusif.
"Semoga halte ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama, sekaligus menjadi contoh kolaborasi dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang setara dan aksesibel," tambahnya.
Di sela peresmian, Rano sempat membagikan kenangan nostalgianya bersama kampus tersebut. Lokasi Universitas Pancasila memiliki ikatan historis baginya karena pernah menjadi tempat pengambilan gambar untuk serial televisi legendaris Si Doel Anak Sekolahan pada 1991, tepatnya saat adegan kelulusan tokoh Doel.
DAFTAR RUTE DAN LAYANAN HALTE
Halte Universitas Pancasila saat ini melayani lima rute Trans-Jakarta dan Mikrotrans untuk menunjang konektivitas pengguna:
- Rute 4B (Stasiun Manggarai – Universitas Indonesia): 18 unit armada (Headway jam sibuk: 10 menit)
- Rute 9H (Cipedak – Pasar Minggu): 7 unit armada (Headway jam sibuk: 10 menit)
- Rute D21 (Universitas Indonesia – Lebak Bulus): 29 unit armada (Headway jam sibuk: 10 menit)
- Rute JAK.44 (Andara – Universitas Pancasila): 30 unit armada (Headway jam sibuk: 5 menit)
- Rute JAK.64 (Terminal Pasar Minggu – Aselih): 24 unit armada (Headway jam sibuk: 5 menit). (Ant/P-2)


















































