Sidang Tahunan MPR RI(tangkapan layar YouTube )
WAKIL Ketua MPR Eddy Soeparno berharap apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan hari ini merupakan keberlanjutan dari roadmap target pertumbuhan ekonomi 8%. "Saya kira hari ini kita akan mendengarkan Nota Keuangan yang meneguhkan komitmen kita untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi," ujar Eddy di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Hal itu, katanya, merupakan salah satu bentuk dari kekuatan Indonesia untuk bisa tetap menggenjot pertumbuhan ekonomi, melakukan hilirisasi, melaksanakan transisi energi, melaksanakan pembangunan berkelanjutan.
"Saya kira ini adalah hal-hal yang akan ditegaskan oleh Bapak Presiden dan ini merupakan penguatan dari komitmen kita untuk tetap menggenjot perekonomian kita dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi," ujarnya.
Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku dengan suka cita ingin mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam momen yang spesial menyongsong HUT ke-81 Republik Indonesia.
"Saya rasa beliau akan menyampaikan hal-hal yang penting, mendasar, strategis, filosofis untuk kita semuanya," ujar AHY.
"Kita dengarkan dengan baik-baik tentunya apa yang menjadi arahan bagi kami, Partai Demokrat, tentunya akan kita kawal pemerintahan, termasuk juga melalui perjuangan di Parlemen," imbuhnya.
Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato kenegaraan tahunan dua kali pada hari ini, Jumat (14/8) di Gedung DPR/MPR.
Pidato pertama dijadwalkan pada 09.30 dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
Kemudian pada Rapat Paripurna DPR RI dalam Rangka Penyampaian RUU APBN Tahun 2026, Presiden akan menyampaikan pidato kenegaraan pada pukul 15.00. (P-4)
















































