Ilustrasi(Antara)
WALI Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR memastikan pemerintah daerah siap menangani penumpang dan awak KM Virgo 8 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa. Ia turun langsung ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Minggu (13/9) untuk memantau kesiapan proses penanganan di darat.
Kehadiran Yamin di pelabuhan dilakukan untuk memastikan seluruh unsur terkait telah menyiapkan personel, layanan kesehatan, hingga fasilitas rumah sakit apabila para penumpang dan awak kapal tiba di Banjarmasin.
“Kita pastikan setiap penumpang dan awak kapal yang tiba di Banjarmasin mendapat penanganan dengan cepat dan sebaik-baiknya. BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kita siagakan, Dinkes kita gerakkan, dan seluruh rumah sakit kita koordinasikan untuk memastikan kebutuhan medis terpenuhi,” ujarnya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu.
Layanan Medis Disiapkan untuk Penumpang KM Virgo 8
Yamin menginstruksikan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin agar menyiapkan pelayanan medis bagi penumpang maupun awak kapal yang memerlukan pemeriksaan dan perawatan setelah dievakuasi ke daratan.
Dinas Kesehatan juga diminta berkoordinasi dengan rumah sakit di Banjarmasin untuk memastikan kapasitas fasilitas kesehatan serta kebutuhan tindakan medis dapat segera dipenuhi.
“Jangan sampai ketika mereka tiba di Banjarmasin, kebutuhan medis belum siap. Karena itu, semuanya kita koordinasikan dari sekarang,” katanya.
Selain sektor kesehatan, Pemerintah Kota Banjarmasin juga memperkuat kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Personel dan peralatan BPBD diminta tetap siaga di Pelabuhan Trisakti.
BPBD juga diarahkan berkoordinasi dengan TNI, Polri, Basarnas, serta berbagai unsur lainnya untuk mendukung proses penanganan penumpang dan awak KM Virgo 8 setelah berada di darat.
“BPBD tetap standby dan koordinasikan dengan seluruh unsur terkait. Ketika penumpang tiba, kita harus sudah siap memberikan penanganan,” tegasnya.
Sebanyak 103 Orang Telah Dievakuasi
Kesiapan pemerintah daerah tersebut ditujukan agar proses penanganan setelah evakuasi dapat dilakukan secara cepat, termasuk pemberian layanan kesehatan dan kebutuhan evakuasi lanjutan.
Sementara itu, operasi pencarian dan pertolongan terhadap KM Virgo 8 di laut tetap berada di bawah kewenangan Tim SAR Gabungan.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 12.00 Wita, sebanyak 103 orang telah berhasil dievakuasi dari KM Virgo 8. Dari jumlah tersebut, 102 orang dinyatakan selamat, sedangkan satu orang meninggal dunia.
Jumlah tersebut masih merupakan data sementara dan dapat mengalami perubahan seiring perkembangan proses pencarian, evakuasi, dan pendataan di lapangan.
Kronologi KM Virgo 8 Hilang Kontak
KM Virgo 8 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa total 243 orang. Kapal tersebut kemudian dilaporkan mengalami kondisi darurat setelah menghadapi cuaca buruk di perjalanan.
Komunikasi dengan kapal dilaporkan terputus pada pukul 04.10 Wita. Informasi tersebut disampaikan General Manager PT Virgo Yoel Rihi setelah kapal diketahui bertolak dari Surabaya pada Sabtu (12/9) pukul 10.13 GMT.
Pemerintah Kota Banjarmasin bersama unsur terkait kini mempersiapkan penanganan di darat sembari operasi pencarian dan pertolongan terhadap penumpang serta awak KM Virgo 8 terus berlangsung. (Ant/E-4)


















































