Wamen Fajar Tinjau PJJ Gorontalo: Pastikan Anak tidak Sekolah Raih Cita-Cita

7 hours ago 1
 Pastikan Anak tidak Sekolah Raih Cita-Cita Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq tinjau PJJ di Gorontalo. Tekankan pentingnya mutu dan pendampingan orangtua agar anak tidak sekolah (ATS) tuntas belajar.(Dok Kemendikdasmen)

WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan jarak jauh (PJJ) tidak berhenti ketika anak tidak sekolah (ATS) kembali memperoleh akses pendidikan. Pelaksanaan PJJ harus terus diperbaiki agar mutu terjaga, murid tetap termotivasi, dan mampu menuntaskan pendidikan hingga meraih cita-cita.

Hal itu disampaikan Fajar saat meninjau pelaksanaan PJJ di sekolah induk SMAN 1 Gorontalo bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Rabu (19/8/2026). Keduanya berdialog langsung dengan murid, orangtua, guru, dan sekolah mitra untuk mendengar pengalaman serta tantangan setelah PJJ mulai berjalan.

"Saya ingin menyampaikan selamat kepada adik-adik yang mulai menempuh PJJ. Terima kasih karena adik-adik tetap memilih melanjutkan belajar melalui PJJ," ujar Fajar.

PJJ merupakan salah satu upaya Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Menteri Abdul Mu'ti untuk memperluas layanan pendidikan formal yang fleksibel bagi ATS. Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam penguatan sumber daya manusia serta pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah.

Di Gorontalo, SMAN 1 Gorontalo menjadi sekolah induk PJJ, dengan SMAN 2 Limboto dan SMAN 1 Gorontalo Utara sebagai sekolah mitra. Kepala SMAN 1 Gorontalo, Adianiwaty S. Polapa, melaporkan bahwa program ini telah berjalan sekitar satu minggu.

Dialog dengan Murid dan Orangtua

Saat meninjau ruang kelas, Wamendikdasmen Fajar dan Gubernur Gusnar menemui Naila, murid PJJ asal Gorontalo Utara yang tengah mengikuti pembelajaran Biologi. Sementara itu, dua murid lain, Renaldi dan Rizki, mengikuti pembelajaran secara daring.

Fajar sempat berdialog dengan ibunda Rizki yang menceritakan bahwa anaknya sempat enggan kembali ke sekolah setelah masa MPLS. Namun, melalui PJJ, Rizki mulai merespons pembelajaran dengan baik dan tetap menjaga cita-citanya menjadi tentara. Pengalaman serupa dialami Naila yang sempat berhenti sekolah akibat perundungan. Kini, ia kembali belajar demi mengejar cita-cita menjadi dokter.

"Adik-adik harus tetap semangat. Semoga harapan dan cita-cita kalian tercapai," pesan Fajar.

Tantangan dan Sinergi Pendampingan

Dalam sesi dialog dengan guru, terungkap bahwa tantangan PJJ bukan sekadar persoalan jaringan internet, melainkan juga motivasi, kedisiplinan, dan konsistensi murid. Fajar menekankan pentingnya peran keluarga dalam proses ini.

"Perlu pendampingan intensif dari orangtua di rumah. Walaupun PJJ, saya juga mendorong ada pertemuan agar anak-anak lebih akrab," katanya.

Guru dari sekolah mitra SMAN 2 Limboto juga menyampaikan tantangan geografis, yakni guru harus turun hingga ke tingkat kecamatan untuk menjangkau murid yang tinggal jauh dari pusat kota. Kondisi ini mempertegas pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan keluarga.

Komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan komitmennya untuk mendukung PJJ secara serius, mulai dari pencarian ATS hingga memastikan mereka nyaman dalam sistem pembelajaran. Ia mencatat terdapat hampir 3.000 anak jenjang SMA di Gorontalo yang masuk kategori ATS.

"PJJ ini harus menarik supaya anak tertarik. Saya sepakat dengan Pak Wamen Fajar, perlu ada pertemuan reguler secara luring antara siswa PJJ, guru, dan orangtua," ujar Gusnar.

Menutup tinjauannya, Fajar menegaskan bahwa fleksibilitas PJJ harus berjalan beriringan dengan mutu pendidikan. Ukuran keberhasilan program ini bukan hanya pada jumlah anak yang terdaftar kembali, tetapi pada konsistensi mereka hingga menyelesaikan pendidikan.

"Yang paling penting adik-adik tetap semangat, terus belajar, dan menyelesaikan pendidikan. Semoga cita-cita kalian tercapai," pungkasnya. (RO/I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |