Wapres Gibran: Biaya Pengobatan Siswa Korban Makanan di Karo Ditanggung Pemerintah

1 week ago 5
 Biaya Pengobatan Siswa Korban Makanan di Karo Ditanggung Pemerintah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution berdialog dengan keluarga siswa saat mengunjungi rumah Sakit RS Efarina Etaham Kabupaten Karo.(Dok. Antara/AdeFriadi)

WAKIL Presiden RI atau Wapres Gibran Rakabuming Raka memastikan seluruh siswa yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, mendapatkan pelayanan medis dan obat-obatan terbaik. Pemerintah menegaskan akan menanggung seluruh biaya perawatan hingga para siswa dinyatakan pulih sepenuhnya.

Dalam kunjungan kerja pada Jumat (11/9), Wapres Gibran didampingi Gubernur Sumatra Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung kondisi para siswa di dua fasilitas kesehatan, yakni Rumah Sakit (RS) Efarina Etaham dan RS Amanda di Berastagi.

Jaminan Pelayanan Medis dan Opsi Rujukan

Saat berada di Ruang Karawang RS Efarina Etaham, Wapres Gibran berdialog langsung dengan keluarga pasien untuk mendengarkan keluhan serta kebutuhan medis anak-anak mereka. Gibran menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah kesembuhan siswa agar dapat segera kembali bersekolah.

"Kedatangan saya kemari untuk memastikan anak bapak ibu bisa sembuh dan bersekolah kembali. Mendapatkan pelayanan kesehatan dan obat-obatan terbaik. Tadi saya datangi satu-satu, apa saja yang diperlukan. Apakah butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, semua pasti kami penuhi," ujar Gibran di Karo.

Selain memastikan ketersediaan obat, Wapres juga memberikan opsi rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih spesifik. Keluarga pasien diberikan kebebasan untuk memilih perawatan lanjutan di rumah sakit di Medan maupun di Jakarta dengan dukungan penuh dari pemerintah.

Poin Utama Penanganan Medis Siswa di Karo:

  • Seluruh biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
  • Penyediaan opsi rujukan medis ke rumah sakit di Medan atau Jakarta.
  • Pendampingan psikologis bagi siswa selama masa pemulihan.
  • Koordinasi langsung antara Pemerintah Pusat, Pemprov Sumut, dan Pemkab Karo.

Instruksi kepada Pemerintah Daerah

Menanggapi permintaan orang tua siswa terkait biaya perawatan, Wapres Gibran langsung menginstruksikan Gubernur Sumut untuk mengawal proses administrasi pembiayaan. "Tolong ini nanti Pak Gubernur, biayanya kita tanggung semua," tegasnya.

Gubernur Bobby Nasution merespons instruksi tersebut dengan menugaskan Kepala Dinas Kesehatan dan perangkat daerah terkait untuk segera menindaklanjuti keluhan keluarga siswa. Bobby menekankan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya terbatas pada aspek medis, tetapi juga pemulihan psikologis.

"Proses pemulihan para siswa tidak berhenti setelah mereka mendapatkan perawatan medis. Pemerintah tetap melakukan pendampingan untuk memastikan kondisi kesehatan dan psikologis mereka terus membaik," kata Bobby.

Kunjungan diakhiri dengan peninjauan di RS Amanda, Jalan Lintas Desa Korpri, Berastagi. Di lokasi tersebut, Wapres kembali memastikan bahwa pasien mendapatkan perawatan optimal tanpa harus mengkhawatirkan persoalan biaya, guna mempercepat proses pemulihan dampak dari insiden menu MBG tersebut. (Ant/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |