Zelensky Murka Usai Serangan Drone Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan

1 month ago 14
Zelensky Murka Usai Serangan Drone Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ilustrasi(Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)

SEDIKITNYA 16 orang tewas setelah serangan drone Rusia menghantam sebuah pusat perbelanjaan di Kryvyi Rih, kota kelahiran Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Jumat (21/8). Serangan tersebut juga melukai lebih dari 130 orang dan memicu kecaman keras dari pemerintah Ukraina serta Uni Eropa.

Kryvyi Rih, sebuah kota industri yang terletak sekitar 60 kilometer dari garis depan pertempuran, telah berulang kali menjadi sasaran serangan Rusia sejak perang berkecamuk. Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya intensitas bombardir Rusia terhadap sejumlah kota di Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.

Presiden Zelensky mengecam keras serangan tersebut dan berjanji akan memberikan respons tegas. "Sebuah kekejaman yang tak termaafkan dari pihak Rusia. Mereka benar-benar monster. Kami pasti akan membalasnya," kata Zelensky dalam sebuah video yang diunggah di platform X.

Serangan Susulan Targetkan Petugas Penyelamat

Laporan di lapangan menyebutkan serangan kedua terjadi sekitar 30 menit setelah ledakan pertama. Drone kembali menghantam bagian atap gedung saat operasi penyelamatan sedang berlangsung. Zelensky menyatakan bahwa serangan susulan tersebut sengaja diarahkan kepada petugas tanggap darurat yang tengah memberikan pertolongan kepada para korban.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap tebal membubung dari bangunan pusat perbelanjaan, sementara petugas penyelamat bergegas di jalan-jalan sekitar lokasi. Kepala Administrasi Militer Wilayah Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, mengonfirmasi jumlah korban meninggal dunia mencapai 16 orang. Dari total 130 korban luka, 23 di antaranya dilaporkan merupakan anak-anak.

Di tempat terpisah, Menteri Dalam Negeri Ukraina Ivan Vygivsky melaporkan empat orang lainnya, termasuk tiga anak-anak, tewas dalam serangan di wilayah Mykolaiv, Ukraina selatan.

Kecaman Internasional dan Pertemuan Sekutu

Diplomat tinggi Uni Eropa, Kaja Kallas, menyebut insiden ini sebagai teror yang terencana. "Serangan Rusia ke pusat perbelanjaan di Kryvyi Rih menunjukkan betapa kejam dan tanpa nuraninya perang yang dilancarkan Moskow," tulis Kallas di X. Ia juga mengancam akan memberlakukan daftar sanksi paling berat terhadap Rusia.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat jumlah kematian warga sipil di Ukraina sepanjang 2026 telah meningkat ke level tertinggi sejak bulan-bulan pertama perang. Zelensky dilaporkan telah berbicara melalui telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk menyampaikan perkembangan terbaru mengenai jatuhnya korban sipil ini.

Agenda Penting: Para negara sekutu Ukraina dijadwalkan bertemu pada Senin mendatang di Kyiv, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Ukraina. Pertemuan ini akan dipimpin oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron (via video), Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan PM Inggris Andy Burnham untuk menegaskan kembali dukungan kepada Kyiv.

Ukraina Desak Tindakan Nyata

Pemerintah Kyiv terus mendesak negara-negara sekutu untuk memberikan respons yang lebih tegas dan bantuan pertahanan tambahan, terutama untuk mencegat rudal balistik. Zelensky menekankan bahwa perdamaian hanya bisa terwujud jika Rusia dimintai pertanggungjawaban nyata melalui tekanan internasional yang kuat.

Meskipun Ukraina telah meningkatkan serangan balasan ke wilayah Rusia untuk menekan Moskow agar kembali ke meja perundingan, upaya diplomatik masih menemui jalan buntu. Zelensky secara tegas menolak tuntutan Rusia terkait konsesi wilayah, dengan alasan bahwa hal tersebut hanya akan membuat Ukraina semakin rentan di masa depan. (AFP/Fer/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |