REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Amri Syahnawi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dipercaya memimpin tim bulu tangkis beregu putra dan putri Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keduanya ditunjuk sebagai kapten tim melalui mekanisme voting.
"Di grup WhatsApp tim ada beberapa nama yang bisa divoting untuk menjadi kapten. Ternyata saya dan Fadia yang dipilih paling banyak. Kami merasa terhormat dan siap menjalankan tugas ini," kata Amri, Kamis (17/9/2026).
Fadia mengaku terkejut ketika mengetahui dirinya mendapat suara terbanyak dalam pemilihan tersebut. Sebab, grup WhatsApp yang digunakan untuk voting berisi pemain putra, putri, hingga pelatih.
"Di grup itu kan campuran, ada tim putra dan tim putri. Pas saya lihat hasil votingnya kaget juga kok ada 15 suara padahal tim putri hanya 10 orang, ternyata yang pemain-pemain cowok dan pelatih juga voting untuk saya," sahut Fadia dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Kamis (17/9/2026).
Bagi Amri, dipercaya menjadi kapten dalam ajang beregu merupakan pengalaman pertamanya. Ia sempat merasa sungkan karena di dalam skuad terdapat sejumlah pemain senior, seperti Jonatan Christie dan Fajar Alfian.
"Awalnya memang agak gugup, agak tidak enak tapi lama-lama sudah di sini kami sering bareng, jalan dan makan bareng ternyata suasananya semua cair. Ikatan dalam tim juga cukup baik," ungkap Amri.
Amri berharap kepercayaan sebagai kapten dapat membantu menjaga kekompakan tim bulutangkis putra Indonesia selama Asian Games 2026. Ia juga berharap timnya mampu membawa pulang medali emas dari nomor beregu.
"Kalau harapannya pasti kami bisa membawa pulang medali emas untuk tim putra. Semoga kami bisa selalu kompak dan hawa semangatnya terus dinaikkan," pesan Amri.
Sementara itu, Fadia menekankan pentingnya kekompakan di dalam tim putri. Ia meminta seluruh pemain tidak memandang perbedaan senior dan junior selama berjuang membawa nama Indonesia.
"Untuk tim putri, kami berharap kami bisa mencapai target dengan mendapat medali jadi harus semangat, jangan takut lawan siapa pun. Saya sebagai kapten terus berpesan untuk semua agar membaur, kompak dan tidak ada istilah senior-junior. Kita di sini satu untuk Indonesia," kata Fadia.
Tim bulu tangkis Indonesia tiba di Nagoya pada Kamis (17/9/2026) siang. Setibanya di Jepang, rombongan langsung menempati hotel yang telah disediakan panitia.
Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, tidak terdapat Perkampungan Atlet terpusat. Karena itu, kontingen bulu tangkis dari seluruh peserta ditempatkan di sebuah hotel di kawasan Nagoya.
Hotel tempat tim bulu tangkis Indonesia menginap berjarak sekitar 27 kilometer dari arena pertandingan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Perjalanan dari hotel menuju arena diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 40 menit.

4 hours ago
3

















































