Ilustrasi(MI/DJOKO SARDJONO)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengerahkan lima unit armada tangki untuk droping air ke daerah terdampak kekeringan di kawasan lereng Gunung Merapi, Kecamatan Kemalang, Klaten.
Armada tangki BPBD Klaten tersebut, setiap hari dioperasikan untuk menyalurkan bantuan air bersih ke empat desa kekeringan di wilayah Kecamatan Kemalang, yaitu Desa Tlogowatu, Desa Tegalmulyo, Desa Kendalsari, dan Desa Sidorejo.
Kepala Pelaksana BPBD Klaten diwakili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Anjung Darojati, kepada Media Indonesia, Kamis (6/8), mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan air bersih ke empat desa kekeringan itu dimulai 15 Juni 2026.
“Kami laporkan kegiatan droping air BPBD Klaten ke empat desa kekeringan tersebut, hingga 5 Agustus 2026 telah mencapai total 441 tangki setara 2.205.000 liter, dengan jumlah penerima manfaat 3.503 KK/11.528 jiwa,” jelasnya.
Total bantuan air bersih 441 tangki, menurut Anjung Darojati, terdistribusi ke daerah kekeringan di Desa Tlogowatu sebanyak 118 tangki, Desa Tegalmulyo 120 tangki, Desa Kendalsari 76 tangki, dan Desa Sidorejo 127 tangki.
Menghadapi ancaman kekeringan musim kemarau ini, BPBD Klaten menyiapkan 1.000 tangki untuk bantuan ke daerah-daerah yang mengalami krisis air bersih. Untuk kegiatan droping air menggunakan anggaran Rp500 juta dari APBD 2026. (H-2)
















































