Deklarasi pembentukan Perkumpulan Bedah Plastik Estetik Indonesia (InaSAPS)(MI/HO)
DUNIA kedokteran Indonesia menandai babak baru dengan resmi dideklarasikannya Perkumpulan Bedah Plastik Estetik Indonesia (InaSAPS), atau dalam nama resmi bahasa Indonesia disebut Perkumpulan Bedah Plastik Estetik Indonesia (PERABESTI). Organisasi ini hadir sebagai wadah strategis yang berfokus pada pengembangan, penguatan, serta representasi profesi ahli bedah plastik estetik di tanah air.
Pembentukan InaSAPS merupakan respons konkret terhadap dinamika industri estetika yang berkembang sangat pesat. Di tengah tren tersebut, muncul berbagai tantangan serius seperti maraknya praktik ilegal oleh dokter asing, perluasan praktik bedah estetik oleh oknum di luar kewenangan medisnya, hingga minimnya literasi masyarakat dalam membedakan kompetensi dokter spesialis bedah plastik dengan profesi medis lainnya.
Wadah Profesional dan Standar Kompetensi
Berada di bawah payung organisasi Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI), InaSAPS memiliki landasan keilmuan dan kewenangan profesi yang kuat.
Organisasi ini dirancang untuk menjadi representasi terfokus bagi para dokter spesialis bedah plastik yang mendalami bidang estetik, guna menjawab kebutuhan akan standardisasi dan advokasi yang lebih adaptif.
Meski menghadapi tantangan seperti keterbatasan jumlah dokter spesialis dan sumber daya, InaSAPS melihat momentum besar pada meningkatnya kesadaran publik terhadap keamanan prosedur medis serta terbukanya peluang kerja sama internasional.
Visi, Misi, dan Nilai Organisasi
InaSAPS mengusung moto “Estetika Unggul, Etika Utama”. Filosofi ini menegaskan bahwa pencapaian keindahan fisik tidak boleh mengesampingkan etika, empati, dan keselamatan pasien sebagai fondasi utama.
Visi InaSAPS:
“Menjadi wadah pemersatu dan representasi profesi ahli bedah plastik estetik Indonesia yang unggul dalam mendorong praktik bedah plastik estetik yang aman, etis, inovatif, serta berstandar internasional demi tercapainya pelayanan terbaik bagi masyarakat.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, organisasi telah menetapkan delapan misi utama yang mencakup peningkatan kompetensi anggota, pengembangan riset, penegakan standar praktik, hingga edukasi masyarakat mengenai layanan bedah plastik yang berbasis bukti ilmiah (evidence-based).
| Profesionalisme | Menjaga standar praktik dan kompetensi klinis tertinggi. |
| Inovasi & Kolaborasi | Mendorong riset dan kemitraan strategis nasional-internasional. |
| Kepedulian (Care & Compassion) | Menempatkan empati dan keselamatan pasien di atas segalanya. |
Keanggotaan dan Kepemimpinan
Keanggotaan InaSAPS terdiri dari dokter spesialis bedah plastik yang terdaftar di PERAPI dan memiliki minat khusus di bidang estetik. Selain anggota biasa, terdapat pula anggota kehormatan yang merupakan tokoh-tokoh berjasa dalam kemajuan bedah plastik estetik di Indonesia.
Proses pembentukan organisasi ini dikawal oleh Tim Formatorium yang terdiri dari para pakar di bidangnya:
| 1 | dr. Budiman Sp.B.P.R.E., Subsp. E. L. (K) |
| 2 | dr. Gwendy Aniko Sp.B.P.R.E., Subsp. M.O (K) |
| 3 | DR.dr. Irena Sakura Rini, Sp.B.P.R.E., Subsp. E.L.(K) |
| 4 | dr. Elida Sari Siburian, Sp.B.P.R.E., Subsp. M.O. (K) |
| 5 | dr. Teuku Adifitrian, Sp.B.P.R.E., Subsp. E.L. (K) |
| 6 | dr. Bambang Wicaksono Sp.B.P.R.E., Subsp. E.L. (K) |
| 7 | dr. Frank Buchari Kasim, Sp.B.P.R.E., Subsp. K.M (K) |
| 8 | dr. Vivi Guizot, Sp.B.P.R.E |
| 9 | dr. Danu Mahandaru, Sp.B.P.R.E. |
Dengan deklarasi ini, InaSAPS berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan globalisasi, sembari memastikan bahwa masa depan bedah plastik estetik Indonesia dibangun di atas pilar integritas dan perlindungan masyarakat yang kokoh. (Z-1)
















































