Jenazah drh. Alfonsius Albinus Mehan, dokter hewan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjadi korban penembakan KKB Papua.(Dok. Polairud Polda NTT)
JENAZAH dokter hewan Alfonsius Albinus Mehan, dokter hewan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Wamena, Papua Pegunungan tiba di Bandara Frans Seda Maumere, Sabtu (12/9).
Jasad Alfonsius dipulangkan menggunakan pesawat Casa 212-200 milik Polri. Pesawat berangkat dari Bandara El Tari Kupang menuju Labuan Bajo untuk menjemput jenazah, kemudian melanjutkan penerbangan ke Maumere dan tiba sekitar pukul 14.50 Wita.
“Jenazah korban penembakan KKB, drh. Alfonsius Albinus Mehan, telah tiba di Bandara Frans Seda Maumere,” kata Direktur Polairud Polda NTT Kombes Irwan Nasution.
Kedatangan jenazah disambut Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supryadi, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, unsur Forkopimda, keluarga dan masyarakat.
Jenazah kemudian diserahkan perwakilan Pemerintah Provinsi NTT, yakni Kepala Dinas Nakertrans NTT Yosef Rasi, kepada Pemerintah Kabupaten Sikka yang diterima langsung Bupati Juventus Prima Yoris Kago.
Setelah prosesi penyerahan, jenazah diusung anggota Kodim 1603/Sikka dan mendapat penghormatan sebelum dimasukkan ke ambulans. Pada pukul 15.00 Wita, ambulans meninggalkan Bandara Frans Seda menuju rumah duka di Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat.
Perjalanan jenazah menuju rumah duka mendapat pengawalan Satlantas Polres Sikka dan diikuti keluarga serta masyarakat. Alfonsius merupakan ASN yang bertugas sebagai dokter hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Pria kelahiran Maumere, 1 Maret 1991, itu telah mengabdi di Papua Pegunungan selama sekitar sembilan tahun.
Alfonsius meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Jenazah selanjutnya akan menjalani prosesi pemakaman sesuai adat dan tradisi keluarga di Kabupaten Sikka.
Pemulangan Alfonsius menambah rangkaian kepulangan korban kekerasan bersenjata KKB Papua ke NTT. Sehari sebelumnya, Jumat (11/9), jenazah Wili Mbuik, 25, korban penembakan di Papua, juga tiba di NTT dan langsung diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kabupaten Rote Ndao.
Dua pemulangan jenazah tersebut berlangsung dalam dua hari berturut-turut dengan dukungan pemerintah dan aparat untuk mengantar para korban kembali ke daerah asal masing-masing. (PO/H-3)
















































