Prabowo di KTT BRICS 2026: Bersatu Kita Teguh, Bercerai Runtuh

2 hours ago 4
 Bersatu Kita Teguh, Bercerai Runtuh Presiden Prabowo Subianto.(Dok. BPMI President Secretariat)

PRESIDEN Prabowo Subianto menekankan pentingnya persatuan bagi negara-negara Global South dalam menghadapi tantangan global saat ini. Pesan tersebut disampaikan Presiden melalui pepatah legendaris Indonesia, "Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh," di hadapan para pemimpin dunia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9).

Dalam sesi terbatas bertema "Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism", Presiden Prabowo menegaskan bahwa pepatah tersebut bukan sekadar ungkapan retoris. Baginya, pesan itu adalah cerminan semangat perjuangan bangsa-bangsa Asia dan Afrika yang telah terjalin sejak puluhan tahun silam.

Relevansi Spirit Bandung di Era Modern

Presiden Prabowo mengaitkan kearifan lokal Indonesia tersebut dengan sejarah besar Konferensi Asia Afrika di Bandung. Menurutnya, semangat yang menyatukan negara-negara berkembang untuk berdiri sejajar dan menentukan nasib sendiri tetap relevan di tengah tatanan dunia saat ini.

"Kearifan sederhana ini mencerminkan semangat yang menyatukan negara-negara Global Selatan, negara-negara dari Asia dan Afrika, beberapa dekade lalu di Bandung," ujar Presiden sebagaimana keterangan resmi dari BPMI Sekretariat Presiden.

Ia menambahkan bahwa negara-negara Global South kini hadir sebagai bangsa yang setara, setelah melalui sejarah panjang perjuangan melawan imperialisme dan kolonialisme. Persatuan ini, lanjutnya, menjadi kunci agar suara negara berkembang lebih didengar di kancah internasional.

Poin Utama Pidato Presiden Prabowo:

  • Persatuan sebagai Kekuatan: Menggunakan pepatah "Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh" untuk memperkuat posisi tawar Global South.
  • Kesetaraan Bangsa: Menegaskan posisi negara-negara yang baru merdeka sebagai mitra setara dalam tata kelola global.
  • Perlindungan Kepentingan: Persatuan memungkinkan kepentingan nasional setiap negara terlindungi dan dimajukan secara kolektif.

Memperkuat Suara Global South

Presiden Prabowo meyakini bahwa dengan berdiri bersama, jangkauan suara negara-negara berkembang akan jauh lebih luas. Hal ini krusial untuk memperjuangkan tatanan dunia yang lebih adil, inklusif, dan setara.

"Kami memahami bahwa dengan bersatu, suara kita akan lebih terdengar. Kepentingan kita dapat lebih terlindungi dan dimajukan. Pelajaran ini tetap sangat penting," tegasnya.

Kehadiran Indonesia di KTT BRICS 2026 ini menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjaga kemandirian bangsa sekaligus berperan aktif dalam menjawab tantangan global melalui kolaborasi yang kokoh antarnegara berkembang. (Ant/I-1)

Aspek Detail Informasi
Acara KTT BRICS 2026
Lokasi Bharat Mandapam, New Delhi, India
Tema Sesi Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism
Pesan Kunci Persatuan (Spirit Bandung) & Kesetaraan Global South
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |