Pemutaran film Ra.ha.yu(MI/HO)
PERHELATAN GAUL 2026 (Gekrafs Jabar Aksi Bari Ulin) tidak sekadar menjadi ajang berkumpulnya para pelaku ekonomi kreatif di Jawa Barat. Tahun ini, acara tersebut menjadi saksi lahirnya kolaborasi lintas sektor yang ambisius melalui produksi film berjudul Ra.ha.yu. Karya sinematik ini mengangkat kisah menyentuh tentang pengabdian seorang guru, sebuah tema yang sangat dekat dengan realitas kehidupan masyarakat.
Film Ra.ha.yu menjadi manifestasi nyata bagaimana subsektor film mampu menjadi lokomotif bagi 17 subsektor ekonomi kreatif lainnya. Dalam proses produksinya, film ini mengintegrasikan berbagai keahlian, mulai dari musik, fotografi, desain komunikasi visual, hingga aspek teknis seperti arsitektur set, fesyen, dan teknologi digital.
Sinergi Ekosistem Kreatif
Kolaborasi strategis ini diprakarsai oleh GEKRAFS Jawa Barat bersama PT Chlorine Digital Media. Keduanya berperan sebagai penggerak ekosistem yang menghubungkan komunitas, industri, pemerintah, hingga dunia pendidikan. Salah satu poin krusial dalam proyek ini adalah keterlibatan SMK Al-Wafa sebagai mitra strategis sekaligus tim produksi.
Keterlibatan siswa dan guru SMK Al-Wafa bukan hanya formalitas praktik kerja, melainkan implementasi nyata dari project-based learning. Di sini, talenta muda sekolah vokasi terjun langsung bekerja berdampingan dengan para profesional industri untuk menghasilkan karya standar nasional.
Detail Kolaborasi Proyek Film Ra.ha.yu
| Prakarsa | GEKRAFS Jawa Barat & PT Chlorine Digital Media |
| Mitra Produksi | SMK Al-Wafa (Pembelajaran Berbasis Industri) |
| Tema Film | Dedikasi guru dan refleksi sosial kasih sayang |
| Cakupan Sektor | Film, Musik, DKV, Animasi, Kriya, Fesyen, Kuliner, dll. |
| Rangkaian Kegiatan | Pameran, Talkshow, Workshop, Business Matching |
Lebih dari Sekadar Tontonan
Melalui GAUL 2026, publik diberikan akses untuk melihat proses di balik layar (behind the scene) produksi Ra.ha.yu. Selain itu, terdapat rangkaian kegiatan pendukung seperti diskusi pascaproduksi yang menghadirkan produser, sutradara, dan pemeran untuk membedah nilai-nilai edukasi dan penguatan karakter yang terkandung dalam film tersebut.
Model kolaborasi antara GEKRAFS Jabar, dunia usaha, dan institusi pendidikan ini diharapkan dapat menjadi percontohan (role model) yang dapat direplikasi di daerah lain. Pendekatan ini membuktikan bahwa ekosistem ekonomi kreatif yang kuat hanya bisa tercipta melalui sinergi yang saling menguatkan, bukan kerja individual.
Dengan semangat GAUL 2026, GEKRAFS Jawa Barat menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat struktur ekonomi kreatif daerah. Sementara itu, PT Chlorine Digital Media terus konsisten menjembatani dunia vokasi dengan industri kreatif guna melahirkan talenta muda yang berdaya saing global dan siap berkontribusi bagi kemajuan ekonomi kreatif Indonesia. (Z-1)
















































