Hampir Seribu Senjata Api hingga Narkoba Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel

6 days ago 23
Hampir Seribu Senjata Api hingga Narkoba Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel Temuan berupa sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).(ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.)

PENEMUAN hampir seribu pucuk senjata api, amunisi, narkotika, hingga kepingan VCD porno di salah satu ruangan tertutup kompleks sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menggemparkan publik. Polres Metro Jakarta Selatan kini mengusut tuntas temuan berisiko tinggi tersebut.

Kuasa hukum yayasan sekolah, Hermawanto, mengungkapkan bahwa penemuan barang-barang berbahaya itu bermula saat pengurus sekolah membuka ruang terkunci untuk keperluan renovasi fasilitas pendidikan.

Pada penelusuran awal Jumat (10/7), pihak yayasan menemukan 995 pucuk senjata api beserta amunisi. Penelusuran berlanjut pada Rabu (5/8), dengan ditemukannya tambahan senjata, narkoba jenis ganja dan sabu, serta puluhan VCD porno.

"Jadi, kami perlu informasikan kepada masyarakat bahwa karena ini ada senjata yang jumlahnya sangat banyak, nyaris seribu senjata, maka kami ingin perkara ini segera ditindaklanjuti secara serius oleh Polres Metro Jakarta Selatan," tegas Hermawanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8).

Rincian Barang Bukti

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan Sekolah Swasta, Untung Sangaji, merinci barang bukti yang ditemukan mencakup 995 butir amunisi senjata genggam, shotgun kaliber 12/70, laras kaliber 5,56 mm, serta senjata genggam kaliber 40 dan 9 mm.

Selain itu, ditemukan pula tiga magazine Glock berkapasitas 30 butir, satu magazine Walther kaliber 22, satu magazine M4, alat pembuat peluru, sekitar 25 keping VCD porno, serta paket narkoba.

Untung menyayangkan keberadaan barang berbahaya tersebut di lingkungan pendidikan yang menaungi jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA.

"Saya mohon rekan-rekan tajami omongan saya. Kenapa di sekolah yang sangat kita hormati, TK, SD, SMP, SMA ini ada orang yang diam-diam melakukan kegiatannya di situ?" cetus Untung.

Ia menekankan bahwa senjata-senjata tersebut sangat rawan disalahgunakan dan mengancam keselamatan para siswa maupun tenaga pengajar.

"Karena senjata ini bisa disalahgunakan dan tetap bisa berbahaya bagi siapapun. Apalagi, senjata ini disimpan di tempat sekolah yang tentunya berbahaya bagi para siswa dan para guru," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan adanya laporan temuan senjata api dan airsoft gun tersebut. Polisi telah menerbitkan Laporan Polisi Model A sebagai dasar hukum penanganan dan penyelidikan awal kasus ini. (Ant/P-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |