Kematian Brigadir Eko Terungkap, Lima Polisi Tanjabtim Tersangka

2 weeks ago 6
Kematian Brigadir Eko Terungkap, Lima Polisi Tanjabtim Tersangka Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji.(MI/Solmi)

MISTERI kematian anggota kepolisian Brigadir Eko Winarno Saputra, 36, yang ditemukan tewas mengenaskan di sebuah rumah kos di Desa Talang Babat, Kecamatan Muarasabak, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Sabtu (18/7), akhirnya terungkap. Korban diduga kuat meregang nyawa akibat penganiayaan berat.

Tim penyidik Ditreskrimum Polda Jambi menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus ini sejak Jumat pekan lalu. Mirisnya, lima dari enam tersangka merupakan rekan sejawat korban yang bertugas di Polres Tanjungjabung Timur (Tanjabtim).

Kabid Humas Polda Jambi, Komisaris Besar Erlan Munaji, mewakili Kapolda Jambi Inspektur Jenderal Krisno H. Siregar, mengonfirmasi penetapan tersangka tersebut di Ruang Media Center Polda Jambi, Senin (27/7) sore.

"Ditreskrimum melalui penyidik Subdit Jatanras pada Jumat kemarin menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan. Ada enam tersangka yang saat ini sudah ditahan di Mapolda Jambi," ujar Erlan.

Identitas Tersangka

Berdasarkan data penyidikan, kelima anggota Polri yang ditetapkan sebagai tersangka adalah:

  • Aiptu AM
  • Aipda EF
  • Bripka DH
  • Brigadir UC
  • Bripda EB

Selain kelima polisi tersebut, penyidik juga menetapkan satu warga sipil berinisial B sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Asistensi Mabes Polri

Erlan menjelaskan bahwa peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup mengenai ada tindak pidana. Saat ini, penyidik bersama jajaran Polres Tanjabtim masih terus menggali keterangan saksi-saksi untuk mengungkap fakta hukum secara utuh.

Proses hukum ini juga mendapat atensi khusus dari Mabes Polri. Tim personel dari Itwasum, Bareskrim, dan Divisi Propam Mabes Polri turut diterjunkan untuk melakukan asistensi guna memastikan pengungkapan kasus kematian Eko berjalan transparan dan akuntabel.

Terkait motif di balik penganiayaan serta hasil autopsi medis yang menjadi petunjuk utama penyebab kematian korban, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman. "Hasilnya akan kami perbarui dalam waktu dekat kepada publik," pungkas Erlan. (I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |