Meski sudah Dibatalkan, FIFA tidak Toleransi Serangan Terhadap Proposal FFE

6 days ago 3
Meski sudah Dibatalkan, FIFA tidak Toleransi Serangan Terhadap Proposal FFE Presiden FIFA Gianni Infantino.(Antara)

FEDERASI Sepak Bola Internasional (FIFA) mengeluarkan pernyataan tegas terkait perlindungan integritas organisasi menyusul pembatalan usulan proposal FIFA Forward Enterprise (FFE). FIFA menyatakan tidak akan lagi menoleransi segala bentuk serangan yang ditujukan terhadap tata kelola maupun prosedur resmi federasi.

"FIFA tidak akan lagi menoleransi segala bentuk serangan terhadap integritas, tata kelola yang baik, maupun prosedur yang semestinya dijalankan," bunyi pernyataan tertulis FIFA yang dipublikasikan melalui media sosial, Kamis (6/8).

Pernyataan tersebut merupakan sikap bersama Presiden FIFA Gianni Infantino dan Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom. Surat tersebut ditujukan kepada para wakil presiden dan anggota dewan FIFA setelah keduanya menggelar pertemuan penting di Rabat, Maroko, pada Senin (5/8) waktu setempat.

Pengakuan Kesalahan Prosedural

Dalam keterangan resminya, FIFA mengakui adanya kekeliruan dalam proses usulan pembentukan FFE. Proyek tersebut sebelumnya memicu polemik karena dianggap kurang melibatkan anggota dewan dan asosiasi anggota dalam proses pengambilan keputusan.

FIFA menegaskan bahwa tidak ada niat untuk mengabaikan peran dewan maupun 211 asosiasi anggota. Namun, federasi mengakui bahwa penanganan proses tersebut seharusnya dilakukan dengan cara yang berbeda, terutama setelah draf usulan tersebut bocor ke publik melalui media.

Atas kekeliruan tersebut, FIFA menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Federasi berkomitmen untuk melakukan peninjauan menyeluruh guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Hasil peninjauan ini dijadwalkan akan disampaikan pada pertemuan dewan FIFA berikutnya.

Komitmen pada Transparansi dan Regulasi

Meskipun mengakui adanya kesalahan teknis dan komunikasi, FIFA menggarisbawahi bahwa seluruh tindakan yang telah diambil tetap berada dalam koridor kerangka regulasi organisasi. Pembatalan proyek FFE dipandang sebagai pelajaran berharga untuk menyempurnakan proses internal federasi.

FIFA meyakini hasil pertemuan di Maroko akan memperkuat struktur tata kelola dan memulihkan kepercayaan publik. Hal ini dianggap krusial agar FIFA dapat menghadapi tantangan besar di masa depan secara bersatu dan transparan.

Ke depannya, FIFA akan tetap fokus pada misi pengembangan sepak bola global melalui Program FIFA Forward. Program ini akan terus dikaji untuk memberikan dukungan maksimal bagi kepentingan seluruh asosiasi anggota, konfederasi, serta asosiasi regional di bawah naungan FIFA.

FIFA menegaskan akan mengambil langkah hukum atau tindakan yang diperlukan untuk melindungi nama baik serta reputasi federasi dari serangan yang dianggap tidak berdasar pasca-pembatalan proyek FFE. (Ant/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |