Pasar Kripto RI Makin Transparan, CFX Rilis Laporan Bulanan Data Industri

4 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bursa aset kripto berizin pertama di Indonesia, PT Central Finansial X (CFX), meluncurkan laporan rutin bertajuk “Perkembangan Data Industri Aset Kripto”. Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku pasar terhadap informasi kripto yang valid dan terverifikasi.

Laporan yang akan diterbitkan setiap bulan ini memuat rangkuman aktivitas transaksi menyeluruh di ekosistem Bursa Kripto CFX, mulai dari volume perdagangan, frekuensi transaksi, hingga jumlah konsumen aktif bulanan, baik di pasar spot maupun derivatif. Data tersebut dapat diakses melalui situs resmi dan kanal media sosial CFX.

Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, menegaskan bahwa publikasi ini merupakan wujud komitmen CFX dalam membangun ekosistem kripto yang berintegritas.

“Kami selalu berkomitmen untuk menjaga kualitas ekosistem aset kripto melalui ketersediaan data transaksi yang valid dan transparan. Kami berharap data-data tersebut dapat menjadi rujukan yang objektif bagi masyarakat maupun konsumen dalam melihat kondisi pasar sebelum mengambil keputusan transaksi,” ujar Subani, Rabu (11/3/2026).

Berdasarkan laporan periode 1–28 Februari 2026, Bursa Kripto CFX mencatat 1.457 aset kripto dan 127 kontrak derivatif aktif yang diperdagangkan melalui 25 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) terdaftar.

Volume perdagangan pasar spot sepanjang Februari mencapai Rp24,33 triliun, sementara pasar derivatif membukukan Rp3,88 triliun, sehingga total transaksi menembus Rp28,21 triliun.

Lima aset kripto dengan volume perdagangan terbesar pada periode tersebut adalah Tether (USDT), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Pippin (PIPPIN), dan Solana (SOL).

Subani menjelaskan, laporan bulanan ini melengkapi fitur keterbukaan informasi yang sudah ada di situs CFX, termasuk Daftar Aset Keuangan Digital (DAKD) dan Data Ringkasan Pasar harian.

“Data industri, DAKD, hingga ringkasan pasar yang ditampilkan di website Bursa Kripto CFX dapat dijadikan rujukan masyarakat ketika hendak berinvestasi aset kripto. Ke depan, kami akan terus menambah berbagai instrumen data pasar relevan lainnya untuk mengukuhkan posisi CFX sebagai rujukan informasi utama aset kripto di Indonesia,” kata Subani.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |