Atlet taekwondo Arya Danu Susilo(Instagram @itsaryaadanu)
PENGURUS Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) secara resmi memproyeksikan Arya Danu Susilo sebagai salah satu atlet andalan untuk mengejar tiket menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang federasi dalam meningkatkan prestasi taekwondo Indonesia di kancah dunia.
Sekretaris Jenderal PBTI, Rafael Hotasi Siagian, menegaskan bahwa Arya menjadi fokus utama dalam peta jalan menuju ajang olahraga multievent terbesar di dunia tersebut.
"Khusus Arya Danu memang kami proyeksikan ke Olimpiade," ujar Rafael saat ditemui di Jakarta, Senin (27/7).
Transisi Kelas dan Target Asian Games 2026
Sebagai bagian dari persiapan, Arya akan menjalani transisi kelas pertandingan. Sebelumnya, ia berkompetisi di kelas U-74 kg, namun kini dipersiapkan untuk turun di kelas kyorugi putra di bawah 80 kg (U-80 kg). Keputusan ini diambil karena nomor U-80 kg merupakan salah satu dari empat kelas resmi yang dipertandingkan di Olimpiade.
Program intensif bagi Arya akan dimulai dengan target antara pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sebelum bertolak ke Jepang, Arya telah mencatatkan sejumlah prestasi signifikan di level internasional sepanjang tahun 2025.
| SEA Games Thailand 2025 | Medali Emas | Menang atas Ly Hong Phuc (Vietnam) di final. |
| Tiongkok Terbuka 2025 | Medali Perak | Kalah dari Zaid Kareem (Yordania) di final. |
| Kejuaraan Dunia 2025 (Wuxi) | Babak 64 Besar | Kalah 1-2 dari wakil Yunani. |
Berburu Poin Kualifikasi Olimpiade
PBTI telah menyusun rangkaian agenda internasional untuk membantu Arya mengumpulkan poin peringkat dunia. Salah satu turnamen krusial yang akan dihadapi adalah 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus di Indoor Tennis Gelora Bung Karno, Jakarta.
Kejuaraan ini memiliki status World Taekwondo Grade G2, yang berarti poin yang didapat akan sangat berpengaruh pada posisi unggulan dalam kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028. Periode pengumpulan poin sendiri sudah dimulai sejak 1 Juni 2026.
"Selain menambah pengalaman, semua itu juga untuk mengejar poin peringkat agar posisi unggulan mereka nanti bagus," tambah Rafael.
Setelah menyelesaikan Indonesia Open, tim nasional taekwondo dijadwalkan bertolak ke Vietnam untuk menjalani program uji coba. Rangkaian persiapan ini diharapkan mencapai puncaknya saat Arya tampil di Asian Games Aichi-Nagoya yang akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. PBTI optimistis rangkaian turnamen ini akan mematangkan kemampuan teknis serta mental Arya menuju persaingan ketat di Los Angeles 2028. (Ant/Z-1)
















































