PDIP Bantah Pecat Kader karena Temui Jokowi

3 hours ago 5
PDIP Bantah Pecat Kader karena Temui Jokowi ilustrasi(Antara)

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDI-P), Said Abdullah, menepis kabar yang menyebutkan bahwa kader PDI-P Surabaya bernama Achmad Hidayat dipecat dari partai karena bertemu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Solo, Jawa Tengah. Said menegaskan bahwa pemecatan Achmad Hidayat murni disebabkan oleh rentetan pelanggaran berat di internal organisasi. Namun, ia tidak merinci secara detail bentuk pelanggaran yang dimaksud.

"Tidak ada orang datang ke Pak Jokowi dipecat. Kalau sekarang dia mempergunakan alasan karena sowan atau ke rumahnya Pak Jokowi dipecat, ya namanya juga orang kayak gitu. Yang terjadi sesungguhnya, terlalu banyak pelanggaran yang dilakukan oleh Achmad Hidayat yang tidak kami sampaikan ke publik," ujar Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).

Said menilai narasi yang dibangun oleh Achmad Hidayat berbanding terbalik dengan rekam jejak pelaksanaannya di lapangan terhadap instruksi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, ada ketidaksinkronan antara citra di media sosial dengan tindakan nyata.

"Kalau kita lihat record-nya di Instagram, dia berani mati untuk membela Ibu Mega. Tapi kelakuannya jauh dari apa yang menjadi concern partai dan instruksi Ibu Mega," tegas Said.

Lebih lanjut, Said mengungkapkan bahwa pelanggaran berat yang dilakukan mantan kadernya tersebut telah merugikan berbagai pihak. Ia bahkan mempersilakan para pihak yang merasa dirugikan oleh tindakan Achmad Hidayat untuk menempuh jalur hukum.

"Ada perdata, ada pidana. Nah, silakan kepada berbagai pihak yang kena korban dari Achmad Hidayat untuk menuntut ke Aparat Penegak Hukum (APH)," lanjutnya.

Said juga mengaku tidak ambil pusing dengan berbagai kunjungan pihak tertentu ke kediaman Jokowi di Solo. Ia menegaskan bahwa saat ini PDI-P dan Jokowi sudah tidak berada dalam jalur politik yang sama.

"Bukan hanya dia yang ke Pak Jokowi. Orang tiap hari mondar-mandir ke Pak Jokowi, kita biasa-biasa saja. Pak Jokowi ke mana, kita ke mana, kita jalannya sudah berbeda. Sehingga enggak ada urusan," pungkas Said. (E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |