Pentingnya Deteksi Dini Miopia pada Anak di Bawah Usia Tujuh Tahun

5 hours ago 7
Pentingnya Deteksi Dini Miopia pada Anak di Bawah Usia Tujuh Tahun Pemeriksaan miopia pada anak.(Dok. Antara)

DOKTER spesialis mata anak, dr. Indah Saraswati, menekankan pentingnya deteksi dini miopia atau rabun jauh, terutama pada anak yang berusia kurang dari tujuh tahun. Langkah ini krusial untuk memantau perkembangan kesehatan mata anak dalam jangka panjang.

"Kalau sebelum tujuh tahun dia sudah ada minus, meskipun kecil, itu kita sudah waspada, karena perjalanan dia masih panjang," ujar dr. Indah dalam acara Healthy Vision Day yang diselenggarakan oleh EssilorLuxottica Indonesia di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa target utama penanganan medis adalah memperlambat atau menghentikan pemanjangan bola mata sebelum anak mencapai usia 18 tahun. Penanganan miopia saat ini tidak lagi sekadar memberikan kacamata agar anak bisa melihat jelas, tetapi juga fokus pada pengendalian progresivitas minus.

Risiko Pemanjangan Bola Mata

Secara alami, bola mata manusia akan terus memanjang hingga usia sekitar 18 tahun. Namun, proses ini dapat terjadi lebih cepat pada anak-anak yang memiliki faktor risiko tertentu, seperti riwayat orang tua yang menggunakan kacamata atau kebiasaan melihat objek jarak dekat dalam durasi yang lama.

Pemanjangan bola mata yang tidak terkendali akan meningkatkan derajat miopia. Semakin tinggi derajat minusnya, semakin besar pula risiko munculnya komplikasi serius di masa depan.

"Kalau semakin panjang bola mata, saraf mata akan semakin tipis, bisa terjadi robekan retina yang dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kehilangan penglihatan," kata dr. Indah. Selain robekan retina, komplikasi lain yang mengintai meliputi penipisan retina (makulopati), glaukoma, hingga katarak pada usia yang lebih muda.

Mengenali Tanda Gangguan Penglihatan

Mengingat anak-anak sering kali tidak menyadari atau tidak mengeluhkan gangguan penglihatan yang mereka alami, dr. Indah mengimbau orang tua untuk lebih peka terhadap perilaku anak. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Anak sering menonton televisi dalam jarak yang sangat dekat.
  • Sering memicingkan mata saat berusaha melihat objek jauh.
  • Kesulitan membaca tulisan di papan tulis saat di sekolah.

Jika orang tua menemukan tanda-tanda tersebut, disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan mata secara profesional. Menurut dr. Indah, deteksi dini memberikan peluang lebih besar untuk memperlambat laju miopia hingga masa pertumbuhan anak berakhir. (Ant/H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |