Ilustrasi(Dok Istimewa)
SEKTOR properti di Indonesia terus menunjukkan resiliensi dan tren pertumbuhan makro yang positif, dengan Kota Makassar tampil sebagai episentrum pembangunan di Indonesia Timur. Dinamika perekonomian kawasan ini didorong oleh kuatnya permintaan pasar terhadap hunian yang berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan mencatat pertumbuhan properti di Makassar menunjukkan tren positif dengan kenaikan harga sekitar 1,7% secara bulanan.
Sementara itu, BPS menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Makassar tercatat sebesar 5,39 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan III-2025, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional (5,01%) dan Provinsi Sulawesi Selatan (5,04%) pada periode yang sama.
Pengembang berskala besar seperti FKS Land melalui kawasan mandiri Tallasa City. Hadir di Makassar, Tallasa City mendorong pengembangan kawasan hunian modern yang terintegrasi dengan infrastruktur dan fasilitas pendukung yang turut mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Di tengah derasnya arus informasi dan beragamnya pilihan proyek hunian di pasar, kepercayaan konsumen menjadi fondasi utama penentu arah pasar. Hal ini tercermin nyata dalam ajang penghargaan bergengsi The People’s Choice 2026 by Golden Property Awards (GPA) yang sukses diselenggarakan pada 10 Agustus 2026 di Ballroom Raffles Hotel, Jakarta. GPA telah lama menjadi tolok ukur kredibilitas dan integritas di dalam industri yang terus berkembang pesat ini. Melalui seleksi ketat, GPA membantu masyarakat luas, terutama para pencari rumah dan investor, untuk mengenali proyek-proyek properti terbaik yang layak dipercaya, baik dalam skala lokal maupun nasional.
Pada malam penghargaan tersebut, pasar mengukuhkan kepercayaannya terhadap prospek properti Makassar. Tallasa City secara resmi dinobatkan sebagai pemenang penghargaan Best Choice Housing Project – Region Makassar and Surrounding untuk produk unggulannya, Klaster Anthura. Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi ekonomi riil karena mekanisme penilaiannya didasarkan murni pada People's Choice Vote atau pilihan langsung dari masyarakat luas yang mencerminkan aspirasi pasar sesungguhnya.
CEO FKS Land, Julius Tjokro, memandang penghargaan ini sebagai cerminan fundamental industri yang sehat. "Pertumbuhan properti di Makassar adalah bukti bahwa permintaan riil masyarakat terus menguat seiring dengan perbaikan ekonomi. Penghargaan yang didasarkan pada voting konsumen ini menunjukkan bahwa pasar sangat rasional dalam memilih produk yang memiliki kredibilitas. Ini menegaskan posisi Tallasa City yang dikembangkan oleh FKS Land, siap menjadi motor penggerak perekonomian dan pembangunan berkelanjutan di wilayah timur Indonesia," jelas Julius Tjokro.
Keberhasilan Klaster Anthura meraih apresiasi tertinggi publik ini tidak lepas dari keunggulan produk yang dinilai sangat relevan dengan visi masa depan. Sebagai indikator arah tren hunian terkini, Anthura difokuskan sebagai rumah modern ramah lingkungan. Komitmen ini diwujudkan salah satunya melalui penyematan teknologi solar panel pada hunian, yang berfungsi sebagai penghemat konsumsi listrik sekaligus pemanfaatan energi terbarukan. Integrasi teknologi berwawasan lingkungan ini tidak hanya memberikan efisiensi ekonomi jangka panjang bagi para penghuninya, namun juga menjadi standar baru bagi ekosistem properti berkelanjutan di Indonesia Timur.
COO FKS Land, Dimitri Tanudjaja menilai, penghargaan yang diraih FKS Land merupakan tolok ukur standarisasi kualitas properti masa kini. "Mekanisme penilaian murni dari masyarakat ini mengonfirmasi bahwa arah pengembangan kawasan kami sudah sangat relevan dengan kebutuhan gaya hidup cerdas saat ini. Pengakuan publik ini menjadi pendorong utama bagi kami untuk menjaga integritas dalam pemenuhan janji produk, khususnya dalam menghadirkan inovasi berbasis energi terbarukan. Kami akan terus mengawal kualitas dan tata kelola lingkungan dengan ketat demi memastikan nilai investasi properti di Makassar terus tumbuh."
Melalui pencapaian ini, sektor properti di Makassar diproyeksikan akan terus menjadi pilar penyokong perekonomian nasional. Hadirnya parameter kredibilitas seperti Golden Property Awards terbukti krusial dalam menuntun konsumen menuju proyek yang berkualitas, sekaligus memacu para pengembang untuk terus berinovasi menggarap potensi besar properti di Indonesia secara lebih hijau dan berkelanjutan. (H-2)
















































