Club Security Officer (CSO) Panpel Pertandingan Persija Hiero Paath (tengah).(Dok. Antara/Ilham Kausar)
PANITIA pelaksana (Panpel) pertandingan Persija Jakarta mengeluarkan imbauan tegas bagi para pendukung menjelang laga krusial kontra Persib Bandung di pekan kedua BRI Super Legaue 2026/2027. Penonton laga Persija vs Persib yang tidak memiliki tiket diminta untuk tidak memaksakan diri datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu (12/9).
Club Security Officer (CSO) Panpel Pertandingan Persija, Hiero Paath, menjelaskan bahwa pertandingan ini merupakan momentum yang sangat dinantikan. Pasalnya, ini adalah kali pertama Macan Kemayoran kembali menjamu Persib di Jakarta setelah penantian selama kurang lebih tujuh tahun.
"Kami mengimbau yang datang ke GBK benar-benar sudah memiliki tiket. Bagi yang belum memiliki tiket, kami berharap dapat memberikan dukungan dari rumah. Mari kita jaga kesempatan ini bersama," ujar Hiero saat ditemui di SUGBK, Jakarta, Jumat (11/9).
Selain kepemilikan tiket, panitia juga menekankan agar penonton yang hadir dalam kondisi sehat, mematuhi regulasi yang berlaku, serta menjaga ketertiban umum. Hiero memastikan pihak keamanan akan melakukan pemeriksaan ketat di setiap pintu masuk stadion guna menyaring barang-barang berbahaya.
Sejumlah benda dilarang keras dibawa masuk ke dalam area stadion, antara lain:
- Senjata tajam dan senjata api.
- Narkoba dan minuman keras.
- Rokok dan korek api.
- Suar (flare), bom asap (smoke bomb), serta kembang api.
- Benda berbahaya lainnya yang dapat mengancam keselamatan.
Panitia juga menegaskan bahwa penonton yang berada di bawah pengaruh alkohol tidak akan diberikan akses masuk ke dalam stadion. "Apabila ditemukan kondisi yang dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain, panitia akan memberikan penanganan sesuai ketentuan dan tidak memperkenankan yang bersangkutan masuk ke stadion," tegas Hiero.
Terkait kehadiran pendukung tim tamu, Panpel Persija turut mengimbau kelompok suporter Bobotoh dan Viking untuk memberikan dukungan dari rumah atau daerah masing-masing. Langkah ini diambil guna memastikan situasi di sekitar area stadion tetap kondusif dan aman bagi semua pihak.
"Mari kita nikmati sepak bola dengan tertib, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga Jakarta," pungkasnya. (Ant/H-3)
















































