Alexander Zverev(AFP)
PERSAINGAN di turnamen tenis AS Terbuka musim ini diprediksi bakal berlangsung kian terbuka. Unggulan utama putra, Alexander Zverev, menilai absennya Jannik Sinner akibat cedera lutut serta tanda tanya kondisi Carlos Alcaraz tidak serta-merta menjadikan dirinya sebagai favorit tunggal di Flushing Meadows.
Zverev, yang merengkuh gelar Grand Slam pertamanya di Prancis Terbuka tahun ini dan menjadi runner-up di Wimbledon, memilih bersikap rendah hati menjelang mulainya turnamen.
"Saya merasa seperti salah satu dari 128 pemain yang menjadi favorit dalam undian," kata petenis asal Jerman tersebut pada Minggu.
Terkait Alcaraz yang kembali beraksi usai pulih dari cedera pergelangan tangan kanan setelah absen lebih dari empat bulan, Zverev tetap memperhitungkan sang juara bertahan.
"Saya memperkirakan dia mungkin akan sedikit 'berkarat' di pertandingan pertama atau kedua, tetapi begitu dia berhasil melaluinya, saya pikir dia pasti akan menjadi pesaing di sini," ujar Zverev.
Selain Zverev dan Alcaraz, persaingan di sektor putra juga diramaikan Novak Djokovic yang mengincar gelar Grand Slam ke-25. Petenis Serbia itu mengaku telah memanfaatkan waktu usai tersingkir lebih awal di Cincinnati Masters untuk mempersiapkan fisiknya.
Sikap waspada juga ditunjukkan oleh petenis tuan rumah, Ben Shelton. Ia menolak menganggap absennya Sinner sebagai keuntungan otomatis bagi pemain lain, mengingat deretan pemain berbahaya seperti Arthur Fils yang baru saja menjuarai ATP Masters di Cincinnati.
"Saya tahu betapa banyaknya kualitas yang ada dalam undian ini," kata Shelton. "Saya pikir akan tidak sopan jika hanya berpikir 'Oh, tidak ada Sinner, ini peluang besar'." Ia menambahkan, "Saya pikir mengesampingkan kelompok yang sedang bermain tenis tingkat tinggi saat ini bukanlah tindakan yang bijak."
Sektor Putri Tak Kalah Sengit
Di bagian putri, petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka bertekad mempertahankan gelarnya dan membidik trofi AS Terbuka ketiga secara berturut-turut. Meski begitu, posisinya di puncak peringkat dunia terancam oleh Elena Rybakina yang terus menempel ketat di posisi kedua.
Sejumlah petenis unggulan lain seperti Iga Swiatek, Coco Gauff, hingga Jessica Pegula juga datang dengan modal hasil positif dari turnamen pemanasan.
"Tidak ada satu atau dua pemain yang sangat dominan di mana Anda merasa mereka harus kalah agar Anda memiliki kesempatan," kata Pegula, yang telah mengoleksi dua gelar musim ini.
Selain nama-nama kawakan dan mantan juara seperti Naomi Osaka, persaingan di Flushing Meadows juga diwarnai oleh kebangkitan para pemain muda berbakat, seperti sensasi asal Filipina Alexandra Eala serta petenis Republik Cek Sara Bejlek. (AFP/Z-2)
















































