Luciano Spalletti sebut Juventus tampil hebat saat mengalahkan Parma 2-0 meski sempat dicemooh suporter. Ia kini menuntut tambahan gelandang baru.(Juventus)
PELATIH Juventus, Luciano Spalletti, mempertegas bahwa timnya menyajikan 'penampilan hebat' saat meraih kemenangan 2-0 atas Parma dalam lanjutan Serie A di Allianz Stadium. Meski sempat diwarnai cemoohan penonton pada babak pertama, Spalletti pasang badan membela performa anak asuhnya sekaligus mengonfirmasi kebutuhan mendesak akan gelandang baru.
Pertandingan sempat berlangsung rumit bagi Bianconeri. Sorakan kekecewaan dari tribun penonton mewarnai babak pertama, terutama saat Jonathan David ditarik keluar. Namun, pergantian pemain di babak kedua menjadi penentu. Nico Gonzalez yang masuk sebagai pengganti memecah kebuntuan lewat bola muntah usai tembakannya membentur tiang, sebelum tekanan tingginya memberi jalan bagi Teun Koopmeiners untuk mencetak gol kedua.
Usai pertandingan, Spalletti membantah anggapan Juventus tampil mengecewakan pada paruh pertama.
"Saya juga sangat menyukai babak pertama. Memang benar kami tidak berhasil menciptakan ruang untuk melepaskan tembakan ke gawang, dengan pergerakan di sekitar area penalti, di mana kami sedikit kacau dengan 20 umpan silang," kata Spalletti kepada DAZN Italia.
"Ada satu penyelamatan hebat dari Guglielmo Vicario, karena saya mendengar orang-orang mengatakan bahwa hasilnya diragukan dan Juventus mengecewakan, tetapi sundulan itu adalah satu-satunya peluang yang dimiliki Parma. Sedangkan kami memiliki 25 umpan silang di babak pertama dan tidak ada yang menyambutnya dengan sundulan."
"Ini adalah penampilan yang solid, dengan tujuan, motivasi, kualitas, dan tekanan yang konstan. Jelas, Anda membutuhkan momen itu untuk menyelesaikannya, tetapi menurut Anda apa pun tanpa gol di akhir adalah hal negatif. Saya senang untuk terus menekan lawan selama jangka waktu tersebut," tegasnya.
"Kami tidak sepresisi yang kami bisa untuk menghasilkan lebih banyak tembakan ke gawang, tetapi kami menciptakan banyak situasi."
Kemenangan ini diwarnai krisis cedera pemain. Kenan Yildiz harus absen dua hingga tiga bulan akibat patah tulang metatarsal, sementara Weston McKennie dan Khephren Thuram juga terpaksa absen. Masalah kian bertambah ketika Andrea Cambiaso yang masuk sebagai pemain pengganti harus keluar sambil memegangi pergelangan kaki kanannya. Kondisi Thuram bahkan dikhawatirkan membutuhkan tindakan operasi.
"Jika situasi untuk Thuram terkonfirmasi, maka kami membutuhkan pemain di lini tengah. Direksi kami telah mengatur pendekatan yang logis dan menarik, tetapi itu telah hilang, jadi mereka akan mencari alternatif," ujar Spalletti. Ia menambahkan, "Cambiaso membutuhkan tes besok pagi."
Spalletti juga memberikan penilaiannya terhadap penampilan penyerang Randal Kolo Muani.
"Saya pikir dia tahu cara bermain dalam banyak situasi, karena dia memiliki kualitas dan kecepatan. Dia hanya butuh sedikit lebih banyak darah di pembuluh darahnya, lebih banyak keberanian pada momen-momen itu, karena menurut pandangan saya itu akan membereskan semuanya," tutur Spalletti.
"Sangat sulit menemukan ruang ketika lawan bertahan, tetapi Kolo Muani memiliki kualitas untuk turun ke belakang dan menciptakan ruang-ruang tersebut. Para pemain menampilkan performa hebat malam ini, lalu Anda boleh mengatakan apa pun yang Anda suka, tetapi begitulah saya melihat pertandingan ini."
Menanggapi klaim penalti dari tim tamu, Spalletti menilai keputusan wasit dan VAR sudah tepat.
"Kami membiarkan Parma mendapat dua situasi, salah satunya bukan penalti karena pemain Parma bergerak ke arah Alajbegovic, sekali lagi kontak bukanlah penalti. Saya tidak ingin mengambil risiko masuk penjara karena mencium seseorang lagi…" selorohnya mengacu pada insiden wawancara musim lalu.
"Benturan adalah satu hal, kontak adalah hal lain. Hampir tidak ada sentuhan sama sekali, pemain Parma menggerakkan kakinya ke arah Alajbegovic dan mencari kontak, tetapi VAR mengevaluasinya dalam waktu satu menit, dan itu sudah benar," pungkas Spalletti. (Football-Italia/Z-2)
















































