Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok di Morowali akibat Tuduhan Pencurian Motor

2 weeks ago 5
Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok di Morowali akibat Tuduhan Pencurian Motor Ilustrasu pekerja PT IMIP asal Sinjai tewas akibat amuk massa di Bahodopi.(Dok. Antara)

SEORANG pria berinisial S (33), warga asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, tewas setelah menjadi korban aksi main hakim sendiri di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (25/7) malam. Korban yang baru bekerja selama tujuh bulan di PT IMIP Morowali tersebut meregang nyawa setelah dituduh mencuri sepeda motor oleh warga setempat.

Jenazah korban telah tiba di kampung halamannya di Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah, pada Senin (27/7) pagi dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga. Kepergian S meninggalkan duka mendalam, terutama bagi sang istri dan keluarga besar yang mengenalnya sebagai sosok yang baik tanpa riwayat buruk sebelum merantau.

Tina, sepupu korban, menyatakan bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian. "Kami berharap aparat kepolisian di sana bisa menjamin proses hukum berjalan dengan baik. Menghilangkan nyawa orang lain adalah tindakan yang tidak bisa dibiarkan," tegas Tina saat dihubungi via telepon.

Kepala Bagian Operasi Polres Morowali, AKP Rustang, mengonfirmasi bahwa insiden tragis ini bermula di Desa Bahomakmur. Korban dituduh mencuri motor di depan sebuah toko, yang kemudian memicu kemarahan ratusan warga hingga terjadi aksi pengeroyokan brutal.

Saat personel kepolisian tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Meski sempat dilarikan ke Klinik PT IMIP dan dirujuk ke RSUD Bungku, nyawa S tidak tertolong akibat luka-luka yang dideritanya. Video pengeroyokan tersebut juga sempat viral di media sosial dan kini menjadi salah satu bahan penyelidikan.

Polres Morowali saat ini tengah mengusut tuntas dua aspek dalam kasus ini, yakni dugaan pencurian sepeda motor serta tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan kematian. "Kami selidiki semuanya itu, mulai dugaan pencurian motor maupun pengeroyokannya," ujar AKP Rustang.

Pihak kepolisian mengimbau pemilik motor yang merasa kehilangan untuk segera membuat laporan resmi. Selain itu, polisi meminta keluarga korban untuk bekerja sama dalam pembuatan laporan agar penyelidikan terhadap para pelaku pengeroyokan dapat berjalan maksimal sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |