Proses evakuasi korban tenggelam di Waduk Greneng di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, pada Rabu (5/8) malam.(MI/Akhmad Safuan)
SEORANG remaja berinisial SAG, 14, ditemukan tewas setelah terjatuh dan tenggelam di Waduk Greneng, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Rabu (5/8) malam. Korban diduga terpeleset akibat kondisi bibir waduk yang licin saat sedang mencari ikan bersama sejumlah rekannya.
Peristiwa yang menghebohkan warga sekitar ini bermula ketika korban, yang merupakan warga Dukuh Karangkembang, Desa Tunjungan, berangkat menuju waduk sekitar pukul 20.00 WIB. Ia pergi bersama tiga rekannya, yakni Sofian, Yoga, dan Aing.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, setelah sekitar 20 menit menyusuri area waduk, korban melihat ada ikan di pinggiran air. SAG kemudian berusaha menangkap ikan tersebut menggunakan jaring. Namun nahas, ia terpeleset dan tercebur ke dalam air yang cukup dalam.
Mengetahui korban tidak bisa berenang, salah satu rekannya, Sofian, sempat berusaha memberikan pertolongan dengan menceburkan diri ke waduk. Sofian berupaya mendorong tubuh korban ke tepian, tetapi usahanya gagal karena ia kehabisan tenaga, sementara korban terus tenggelam.
Kapolsek Tunjungan, Ajun Komisaris Subiyono, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa rekan-rekan korban sempat berteriak meminta tolong hingga warga berdatangan untuk melakukan pencarian secara manual.
"Satu jam kemudian korban dapat ditemukan, tetapi sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Subiyono.
Jasad korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.15. Petugas medis dari Puskesmas Tunjungan bersama anggota kepolisian segera melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban di lokasi kejadian.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tambah Subiyono.
Setelah dipastikan meninggal dunia murni akibat tenggelam, pihak kepolisian menyerahkan jenazah SAG kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hingga saat ini, petugas telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, baik warga maupun rekan korban yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. (I-2)
















































