ilustrasi(NASA)
DI Belahan Bumi Utara, terdapat tiga bintang terang yang membentuk pola segitiga raksasa. Pola ini dikenal sebagai Summer Triangle atau Segitiga Musim Panas, salah satu asterisme yang paling mudah dikenali dan kerap menjadi penunjuk arah bagi pengamat langit malam.
NASA menjelaskan Summer Triangle adalah asterisme yang terbentuk dari 3 bintang terang dari rasi yang berbeda. Vega berasal dari rasi Lyra, Deneb dari Cygnus, dan Altair dari Aquila.
Kenapa disebut segitiga musim panas?
Summer Triangle atau segitiga musim panas, nama itu dibuat karena tiga bintang tersebut memiliki posisi yang paling menonjol di langit malam utara saat musim panas tiba.
Kondisi tersebut membuat pola segitiga ini mudah dikenali sehingga kerap dijadikan penunjuk arah bagi pengamat langit, meski sebenarnya masih dapat diamati hingga musim gugur.
Kisah Tiga Bintang Terang di Langit Musim Panas
Walau dari langit terlihat seperti segitiga raksasa, ketiga bintang ini memiliki jarak yang sangat berbeda.
- Vega adalah bintang yang cukup dekat dengan bumi, berjarak 25 tahun cahaya, jika dilihat dengan seksama vega memiliki warna putih kebiruan yang menunjukan jika suhu permukaan bintang tersebut sangat panas.
- Altair adalah bintang terdekat dengan jarak 16 tahun cahaya, ukurang bintang Altair sebesar dua kalinya matahari dan memiliki tingkat cahaya sebelas kali lebih terang. Bintang ini terlihat di bawah kanan bintang vega.
- Deneb merupakan anggota terakhir dari summer triangle, deneb adalah bintang yang paling redup di antara kedua bintang lainnya. Deneb adalah bintang yang sangat jauh dan diperkirakan bumi telah meninggalkan bintang itu sekitar 2.600 tahun yang lalu.
Meski jarak yang jauh dari bumi deneb tetap terlihat terang, hal itu karena deneb memiliki tingkat luminositas yang besar yaitu 200.000 kali lebih terang dari matahari.
NASA menyebut area di sekitar Summer Triangle memiliki banyak objek langit yang menarik, seperti rasi bintang Vulpecula, Sagitta, dan Delphinus, serta beberapa nebula yang bisa dilihat dengan menggunakan teropong atau teleskop kecil.
Oleh karena itu, pola tiga bintang yang terang ini sering dipakai sebagai “gerbang” untuk memulai penjelajahan langit malam. Banyak astronom amatir maupun profesional menggunakan titik ini sebagai awal untuk mengeksplorasi langit.
Dengan posisinya yang mudah dikenali dan kisah menarik di balik tiga bintang yang membentuknya, Segitiga Musim Panas menjadi salah satu pemandangan langit malam yang paling menarik untuk dilihat pada musim ini. (NASA/U.S. National Park Service/Z-2)
















































