Tomat dan Kandungannya yang Mendukung Kesehatan Kulit 

3 hours ago 6
Tomat dan Kandungannya yang Mendukung Kesehatan Kulit  Ilustrasi(Magnific)

KULIT merupakan organ terbesar pada tubuh manusia yang terus beregenerasi sekaligus menjadi pelindung dari lingkungan luar. Agar fungsi tersebut tetap berjalan, kulit membutuhkan asupan nutrisi dan cairan yang cukup, termasuk vitamin, mineral, antioksidan, protein, serta lemak sehat dari makanan. 

Nutrisi itu bisa didapatkan dari berbagai makanan yang ada di sekitaran kita, salah satunya, tomat. Tomat menjadi rekomendasi dokter spesialis kulit, karena kandungan vitamin C dan likopennya. 

Kedua zat tersebut memiliki peran berbeda dalam mendukung kesehatan kulit, mulai dari pembentukan kolagen hingga membantu melindungi kulit dari sebagian dampak paparan sinar ultraviolet (UV).

Kandungan Vitamin C Tomat dalam Pembentukan Kolagen

Kolagen memberikan struktur dan kekuatan pada kulit. Untuk membentuk kolagen, tubuh membutuhkan vitamin C yang berperan dalam proses pembentukan sekaligus membantu menstabilkan kolagen.

Satu buah tomat mentah berukuran sedang mengandung sekitar 17 miligram vitamin C atau sekitar 19% dari nilai harian yang direkomendasikan. Asupan tersebut dapat berkontribusi terhadap kebutuhan vitamin C harian

Likopen Pada Tomat Berkaitan dengan Paparan Sinar UV

Tomat mengandung likopen, pigmen yang memberikan warna merah pada buah tersebut. Zat ini memiliki aktivitas antioksidan dan telah diteliti karena potensinya dalam membantu mengurangi sebagian dampak paparan sinar UV pada kulit.

Paparan sinar UV dapat menghasilkan molekul yang berpotensi merusak sel ketika jumlahnya melebihi kemampuan pertahanan antioksidan tubuh. Penelitian menunjukkan konsumsi tomat atau likopen dapat membantu mengurangi sebagian kemerahan kulit yang berkaitan dengan paparan UV. Namun, temuan tersebut belum berarti konsumsi tomat dapat mencegah kulit terbakar atau menggantikan perlindungan dari sinar matahari. 

Tomat yang dikonsumsi sehari hari ternyata memiliki  manfaat terhadap kulit melalui kandungan nutrisinya dan hasil penelitian mengenai vitamin C serta likopen, bukan sebagai makanan yang secara langsung mengubah kondisi kulit. (Alodoc/Eatingwell/Z-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |