Wali Kota Jakarta Pusat Gencarkan Kampanye Cegah Peredaran Tramadol di Tanah Abang

2 weeks ago 6
Wali Kota Jakarta Pusat Gencarkan Kampanye Cegah Peredaran Tramadol di Tanah Abang WALI Kota Jakarta Pusat, Arifin.(Dok. Antara)

WALI Kota Jakarta Pusat, Arifin, secara resmi menggencarkan kampanye pencegahan peredaran obat keras ilegal, termasuk tramadol, melalui serangkaian program edukasi masif. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah kota dalam menekan angka penyalahgunaan obat-obatan terlarang di tengah masyarakat.

Arifin menjelaskan bahwa kampanye ini merupakan hasil tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko). Unsur yang terlibat meliputi Polres Metro Jakarta Pusat, Kodim, Kejaksaan, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA), hingga Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), serta dukungan dari tokoh agama dan masyarakat.

"Kami akan melakukan deklarasi bersama seluruh tokoh masyarakat agar kawasan Tanah Abang bebas dari peredaran obat-obatan terlarang, termasuk tramadol dan obat sejenis serta psikotropika," ujar Arifin di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Sosialisasi Masif dan Edukasi Sekolah

Menurut Arifin, kampanye ini akan dilaksanakan secara luas dengan fokus pada sosialisasi dampak buruk kesehatan serta konsekuensi hukum bagi pelaku penyalahgunaan tramadol yang beredar tanpa resep dokter. Edukasi ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga masuk ke lingkungan pendidikan.

"Edukasi tersebut akan disampaikan melalui pemberian informasi di sekolah-sekolah untuk membentengi generasi muda," tambahnya.

Kolaborasi dengan Dewan Masjid dan Lingkungan Warga

Selain jalur formal, Pemerintah Kota Jakarta Pusat juga menggandeng Dewan Masjid. Tujuannya agar pesan mengenai bahaya obat keras dapat disisipkan dalam khotbah Jumat maupun kegiatan keagamaan lainnya. Kampanye serupa juga akan menyentuh tingkat perkampungan untuk memastikan pesan sampai ke akar rumput.

"Kita mengajak semua pihak menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungan agar terbebas dari penyalahgunaan obat-obatan tersebut," tegas Arifin.

Langkah tegas ini diambil menyusul keresahan masyarakat terkait maraknya peredaran tramadol yang dijual bebas. Arifin berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi kemasyarakatan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, khususnya di kawasan Tanah Abang yang menjadi perhatian utama.

"Kami bersama Forkopimko terus mencari solusi agar peredaran obat-obatan yang dilarang bisa diberantas. Semua organisasi lintas sektor memiliki komitmen yang sama, menjaga Tanah Abang dari peredaran obat-obatan terlarang," pungkasnya. (Ant/H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |