Penyambutan dan pemberian orientasi kepada 1.614 mahasiswa baru penerima KIP Kuliah 2026, di gedung AAC Dayan Dawood, Kampus Darussalam, Banda Aceh, pada Jumat (7/8).(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)
SEBANYAK 1.614 mahasiswa baru Universitas Syiah Kuala (USK) resmi ditetapkan sebagai penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2026. Jumlah tersebut merupakan hasil analisis konteks saat ini ketat terhadap mahasiswa yang dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Para penerima beasiswa ini tersebar di berbagai fakultas dan jurusan di lingkungan USK. Mereka berasal dari berbagai daerah, baik dari Provinsi Aceh maupun dari berbagai wilayah lain di seluruh Nusantara.
Panitia pelaksana penyambutan, Enduz Tinianus, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan orientasi bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah 2026 di Gedung AAC Dayan Dawood, Kampus Darussalam, Banda Aceh, Jumat (7/8/2026). Enduz mengungkapkan bahwa USK juga tengah mengusulkan tambahan 50 nama mahasiswa yang mengalami perubahan desil ekonomi.
"Kami berharap usulan tambahan ini dapat dipertimbangkan dan disetujui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, agar mereka juga bisa mendapatkan beasiswa yang bersumber dari APBN tersebut," ujar Enduz.
Selama masa orientasi, para mahasiswa dibekali dengan empat sesi materi utama. Panitia menghadirkan narasumber kompeten dan inspiratif untuk memberikan bekal pengetahuan, penguatan karakter, serta motivasi agar para penerima beasiswa dapat menjalani masa studi dengan optimal.
Agen Perubahan dan Role Model
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Rina Suryani Oktari, dalam sambutannya menekankan bahwa status mahasiswa membawa tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan saat masih di bangku sekolah. Ia berharap mahasiswa KIP Kuliah mampu menjadi agen perubahan (agent of change) dan kekuatan moral di masyarakat.
"Penyambutan kali ini terasa istimewa karena universitas menaruh harapan besar kepada para mahasiswa, terutama yang tinggal di asrama, untuk menjadi teladan atau role model di lingkungan fakultas masing-masing," tegas Rina.
Ia menambahkan, di tengah kondisi krisis keteladanan saat ini, USK berkomitmen melakukan pembinaan serius dan konsisten. Program pembinaan dirancang khusus agar mahasiswa KIP Kuliah tumbuh menjadi pribadi yang unggul, berkarakter, berprestasi, dan mampu menginspirasi orang lain.
Komitmen Universitas: USK menegaskan posisinya sebagai orangtua bagi mahasiswa selama menempuh pendidikan. Mahasiswa diminta tidak segan berkonsultasi dengan mentor maupun pihak universitas jika menghadapi kendala akademik maupun personal.
Rina mengajak seluruh mahasiswa untuk tidak hanya mengejar kecerdasan akademik, tetapi juga membangun karakter yang hebat. Dengan dukungan penuh dari universitas, para penerima beasiswa diharapkan dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa. (I-2)

















































