220 Siswa di Nagan Raya Masih Belajar di Tenda Darurat

3 hours ago 1

Sebanyak 220 siswa SD-SMP di Nagan Raya masih belajar di tenda darurat.

REPUBLIKA.CO.ID, NAGAN RAYA, – Sebanyak 220 murid SD dan SMP di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, hingga kini harus belajar di tenda darurat akibat gedung sekolah terdampak banjir. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, yang memastikan pendidikan tetap berjalan meski dalam keterbatasan.

Jumlah siswa yang belajar di sekolah darurat terdiri dari SMP Negeri Beutong Ateuh dengan 97 siswa, dan SD Negeri 1 Beutong Ateuh Banggalang dengan 123 siswa. Meski demikian, para siswa tetap bersekolah dengan semangat di bangunan sementara ini.

Bupati Nagan Raya, Dr Teuku Raja Keumangan, memberikan instruksi agar pendidikan tidak terhenti hanya karena kendala fasilitas gedung. Atas instruksi ini, pemerintah daerah berupaya menyediakan fasilitas darurat agar proses belajar mengajar dapat berlanjut.

Khusus untuk siswa SMP Beutong Ateuh, lokasi pembelajaran dipindahkan ke gedung milik Disperindagkop Nagan Raya yang tidak terpakai, setelah mendapatkan izin dari kepala dinas Samsuar. Langkah ini diambil karena bangunan sekolah lama sudah tidak layak digunakan.

Upaya Pemulihan dan Dukungan Psikologis

Dinas Pendidikan memastikan bahwa mayoritas guru yang mengajar di sekolah darurat adalah putra-putri asli daerah, memudahkan proses adaptasi. Selain itu, para siswa juga mendapatkan pendampingan khusus untuk memulihkan kondisi psikologis mereka pasca-bencana. Program trauma healing ini melibatkan mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang aktif memberikan dukungan kepada para siswa.

“Alhamdulillah, kondisi anak-anak sekarang sudah ceria kembali dan bisa menerima keadaan yang ada saat ini,” tambah Zulkifli, menandakan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat berarti.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |