Api Habiskan 1 Hektare Hutan di Mamuju, BPBD Kerahkan Seluruh Kekuatan

2 weeks ago 31
Api Habiskan 1 Hektare Hutan di Mamuju, BPBD Kerahkan Seluruh Kekuatan Ilustrasi(Dok BPBD Sulbar)

SUASANA malam di Dusun Tanjung Batu, Desa Sumare, Mamuju, mendadak mencekam, Selasa (7/7) pukul 20.00 WITA. Si jago merah dengan cepat melahap kawasan hutan dan lahan seluas sekitar 1 hektare, memaksa aparat gabungan dari tingkat provinsi hingga desa dikerahkan untuk mencegah kebakaran merambat ke pemukiman warga.

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kecamatan Simboro itu mendapat respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat. 

Begitu laporan masuk melalui Pusdalops, Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung diterjunkan untuk melakukan asesmen dan koordinasi darurat di lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa arahan Gubernur Suhardi Duka sangat tegas: api harus segera dikendalikan sebelum menjalar ke area permukiman dan lahan produktif lainnya.

"Kami tidak bisa bergerak sendiri. Semalam kami satukan kekuatan dengan Damkar Provinsi, Damkar Kabupaten Mamuju, TNI, Polri, serta Pemerintah Desa Sumare untuk melakukan pemadaman massal dan pendinginan area," ujar Yasir, Rabu (8/7).

Hingga kini, kobaran api masih terlihat di beberapa titik, namun petugas optimistis kebakaran dapat dilokalisasi.

Tantangan terbesar tim di lapangan adalah kondisi malam hari yang minim penerangan serta hembusan angin yang berpotensi memindahkan titik api. Meski demikian, pemantauan intensif terus dilakukan untuk mengantisipasi ledakan api baru.

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak tercatat adanya korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, tim investigasi masih menyelidiki penyebab pasti munculnya api, diduga dipicu oleh faktor cuaca ekstrem atau aktivitas manusia di sekitar kawasan. 

Data kerusakan lingkungan dan taksiran kerugian material masih dalam proses pendataan dan validasi oleh petugas di lokasi kejadian.

Masyarakat sekitar Dusun Tanjung Batu diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat kemunculan titik api baru, mengingat musim kemarau saat ini membuat kondisi vegetasi sangat rentan terbakar. 

BPBD Sulbar memastikan posko darurat akan tetap berdiri hingga api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman. (H-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |