ilustrasi(Magnific)
TIDUR siang kerap diandalkan untuk mengembalikan stamina di tengah padatnya aktivitas harian. Namun, pakar neurosains mengingatkan bahwa kesalahan memilih jam tidur siang justru berpotensi merusak siklus istirahat malam dan memicu gangguan insomnia.
Dr. Chelsie Rohrscheib, Ph.D., pakar kesehatan tidur, menegaskan bahwa tidur siang yang dilakukan setelah pukul 16.00 WIB merupakan waktu terburuk bagi fisiologi tubuh.
Dampak Biologis Tidur Siang Terlalu Sore
Analisis neurosains mencatat beberapa alasan utama mengapa kebiasaan tidur terlalu sore berbahaya bagi kualitas istirahat:
- Pencairan Utang Tidur (Sleep Debt) Prematur: Otak secara konstan menghitung akumulasi rasa lelah harian. Tidur di sore hari melunasi utang tidur ini terlalu cepat, sehingga otak kehilangan dorongan alami untuk tidur saat malam tiba.
- Disrupsi Irama Sirkadian: Sinyal biologis tubuh yang memicu produksi melatonin menjadi kacau, mengakibatkan fase tidur malam menjadi dangkal dan terfragmentasi.
- Siklus Lemas Berkelanjutan: Kesulitan tidur malam akibat tidur sore akan menciptakan lingkaran setan berupa rasa kantuk ekstrem di hari berikutnya.
Para ahli merekomendasikan jendela waktu ideal untuk power nap pada pukul 12.00 hingga 14.00 dengan durasi maksimal 20 sampai 30 menit. Jika dorongan tidur siang muncul secara wajib setiap hari, hal tersebut menjadi sinyal medis bahwa kualitas tidur malam Anda sedang mengalami penurunan signifikan.
(Eatingwell/P-4)
















































