Iran dan Negara Teluk Gelar Pertemuan Bahas Jalur Aman Selat Hormuz

3 hours ago 4
Iran dan Negara Teluk Gelar Pertemuan Bahas Jalur Aman Selat Hormuz Seseorang di depan layar besar yang menampilkan pergerakan kapal di Selat Hormuz.(AFP)

PEMERINTAH Iran mengonfirmasi bakal menggelar pertemuan bersama Irak dan negara-negara Teluk Persia pada Senin (14/9) mendatang. Pertemuan tingkat kawasan yang bertempat di Oman tersebut difokuskan untuk membahas pembentukan jalur aman bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengonfirmasi agenda penting tersebut usai eskalasi ketegangan di wilayah perairan Teluk memicu kekhawatiran krisis energi global.

"Pertemuan yang dihadiri oleh Iran, Irak, dan negara-negara Teluk Persia lainnya ini akan berlangsung pada Senin (14/9) di Oman. Selain membahas situasi kawasan, pertemuan tersebut juga akan membahas hasil negosiasi antara Iran dan Oman mengenai pembentukan jalur aman bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz," ujar Baghaei dalam keterangan resminya, Jumat (11/9).

Laporan media Financial Times yang mengutip sumber-sumber tepercaya menyebutkan bahwa pertemuan bilateral-multilateral tersebut diselenggarakan atas permintaan khusus dari Pemerintah Oman. Pembicaraan dijadwalkan berlangsung di Kota Salalah, wilayah selatan Oman.

Pertemuan di Salalah menjadi tindak lanjut dari negosiasi intensif yang sebelumnya telah dilakukan antara pihak Teheran dan Muscat dalam merumuskan skema pengamanan jalur maritim komersial.

Langkah diplomasi ini diambil meny meny menyusul meningkatnya eskalasi keamanan yang menyebabkan terjadinya blokade de facto di Selat Hormuz. Jalur laut ini merupakan urat nadi utama bagi lalu lintas kapal tanker yang mengangkut pasokan minyak mentah serta Gas Alam Cair (LNG) dari Teluk Persia menuju pasar internasional.

Gangguan pada rute krusial ini berdampak langsung pada tersendatnya kegiatan ekspor serta penurunan volume produksi minyak. Alhasil, sebagian besar negara di dunia kini dihadapkan pada lonjakan harga bahan bakar minyak dan kenaikan biaya komoditas industri. (Ant/Sputnik/RIA Novosti/P-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |