Fabian Glen Juara Japfa Chess Festival 2026

20 hours ago 7
Fabian Glen Juara Japfa Chess Festival 2026 Ilustrasi(Dok istimewa )

JAPFA Chess Festival 2026 di Jakarta resmi ditutup pada Minggu (6/9). FM Fabian Glen Mariano memastikan diri sebagai juara kategori Open setelah melalui persaingan ketat hingga penghitungan tie-break. Pecatur asal Bali itu mengoleksi 7,5 poin sama dengan IM Gilbert Elroy dari DKI Jakarta tetapi unggul dalam perhitungan tie-break. Gelar tersebut terasa istimewa bagi Fabian karena menjadi kali kedua dirinya menjuarai Japfa Chess Festival.

"Perasaan saya tentu sangat bahagia karena ini adalah kedua kalinya saya berhasil menjuarai Japfa Chess Festival," kata Fabian.

Setelah 9 babak, Gilbert sempat berada di posisi puncak. Komite wasit turnamen menjelaskan koreksi dilakukan setelah mendapati kesalahan dalam pengaturan sistem tie-break pada aplikasi Swiss-Manager.

Kesalahan terjadi pada penggunaan Buchholz Cut 1 sebagai tie-break kedua. Sistem yang seharusnya digunakan ialah ketentuan terbaru per 1 Maret 2026 sebagaimana telah disepakati dalam technical meeting. Perbedaan sistem tersebut berdampak terhadap urutan pemain yang memiliki jumlah poin sama. Koreksi dilakukan untuk memastikan hasil akhir tetap akurat, transparan, dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Bagi Fabian, persaingan tahun ini memang terasa lebih menegangkan dibandingkan saat dirinya menjadi juara sebelumnya.

Pada gelar terdahulu, dia mengumpulkan 8 poin dan menjadi juara tunggal. Kali ini, perolehan poin yang sama dengan pemain lain membuat posisi juara harus ditentukan melalui tie-break.

"Tahun ini rasanya lebih deg-degan. Waktu saya juara sebelumnya, poin saya mutlak 8 poin sendirian. Kali ini poinnya barengan dengan pemain lain sehingga harus menunggu hasil perhitungan tie-break yang cukup menegangkan," tutur Fabian.

Menurut Fabian, kekuatan peserta Open tahun ini sedikit berbeda dibandingkan edisi sebelumnya karena sejumlah pecatur bergelar Grandmaster dan International Master tidak ambil bagian. Kendati demikian, persaingan tetap berlangsung kompetitif. Sejumlah kategori lain yang dipertandingkan juga melahirkan juara, mulai dari senior putri, veteran, junior putra-putri, beregu, hingga blitz.

Pada kategori Senior Putri, WNM Veronica Jefany Sheryl Kichi Makalew dari Jawa Timur menjadi juara dengan 7 poin. WNM Zilla Altofun Nisa dari Jawa Barat berada di posisi kedua dengan 6,5 poin sedangkan Nafisah Hanun dari Banten menempati peringkat ketiga dengan 6 poin. Kategori Veteran dimenangi FM Johan Gunawan dari Banten dengan 7,5 poin.

FM Maksum Firdaus dari Sumatera Selatan dan NM Aris Tls dari DKI Jakarta juga mengoleksi 7,5 poin tetapi masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga berdasarkan kriteria penentuan peringkat. Di kelompok junior putra, Arya Prima dari Sumatera Selatan menjuarai U-18 dengan 7,5 poin. AGM Jessen Michael Aiji Pranata dari Jawa Barat memimpin U-14 dengan 8 poin lalu M Nabil Muzakki dari Jawa Barat menjadi juara U-10 dengan 8,5 poin.

Pada kelompok junior putri, Danesh Syauqina Putri dari DKI Jakarta menjadi juara G-18 dengan 8 poin. Chavi Alisha Egbert Dawn dari DIY menyapu bersih G-14 dengan 9 poin, sedangkan Evelyn Tria Lienora dari DKI Jakarta juga meraih poin sempurna 9 untuk menjadi juara G-10.

Sementara itu, nomor blitz menjadi milik IM Arif Abdul Hafiz dengan 8,5 poin disusul FM Zacky Dhiaulhaq dan IM Yosep Taher yang menempati posisi kedua dan ketiga dengan masing-masing 8 poin. (E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |