REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) kembali hadir di Semarang, Jawa Tengah, dengan jumlah peserta yang meningkat dibandingkan awal penyelenggaraannya. GIIAS Semarang 2026 akan berlangsung di Muladi Dome Universitas Diponegoro pada 30 September-4 Oktober, menghadirkan 19 merek kendaraan bermotor dan 22 industri pendukung otomotif.
Sekretaris Umum GAIKINDO Kukuh Kumara mengatakan GIIAS Semarang tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar pada 2022. Jumlah peserta kendaraan juga bertambah dari sembilan merek pada penyelenggaraan perdana menjadi 19 merek tahun ini, terdiri atas 18 merek kendaraan penumpang dan satu merek roda dua.
“Untuk kali ini, GIIAS Semarang 2026 yang akan diselenggarakan di Muladi Dome, itu akan menampilkan 19 merek kendaraan bermotor, yang terdiri dari 18 kendaraan penumpang dan satu merek kendaraan roda dua, serta 22 industri pendukung industri otomotif,” kata Kukuh dalam keterangan pers di Semarang, Rabu (16/9/2026).
Selain jumlah peserta yang meningkat, GIIAS Semarang 2026 akan menjadi ajang bagi peluncuran atau pengenalan tujuh kendaraan baru. Kukuh menilai bertambahnya peserta menunjukkan potensi pasar Jawa Tengah di tengah persaingan industri otomotif nasional yang semakin dinamis.
Merek kendaraan yang berpartisipasi antara lain BAIC, BYD, Mazda, Honda, Changan, Chery, Suzuki, Toyota, KIA, Daihatsu, Omoda, Citroen, dan Wuling. Kukuh mengatakan Jawa Tengah termasuk lima besar pasar otomotif nasional setelah Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur.
GIIAS Semarang juga diharapkan ikut mendorong pasar kendaraan bermotor di tengah penjualan mobil nasional yang masih menghadapi tantangan. Penjualan mobil pada 2025 tercatat sekitar 803 ribu unit, turun dari sekitar 835 ribu unit pada 2024. Kukuh mengatakan kondisi pasar hingga Agustus 2026 menunjukkan perbaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Project Director GIIAS The Series Abiyoso Wietono mengatakan penyelenggaraan GIIAS di Tangerang, Surabaya, dan Bandung sebelumnya mencatat jumlah pengunjung yang positif. Tangerang mencatat hampir 500 ribu pengunjung, sedangkan Surabaya dan Bandung masing-masing lebih dari 45 ribu dan 20 ribu pengunjung.
Menurut Abiyoso, kehadiran lebih banyak merek memberi masyarakat Semarang kesempatan membandingkan sekaligus mencoba berbagai kendaraan secara langsung melalui fasilitas test drive. “Artinya dengan semakin banyaknya brand yang hadir di GIIAS, semakin banyak kesempatan bagi para pengunjung, bagi para masyarakat Semarang, untuk dapat mencoba mobil apa yang mereka harapkan dan bisa langsung di test drive di lapangan,” ujarnya.
Peserta GIIAS Semarang 2026 berasal dari sejumlah negara dengan industri otomotif besar, termasuk Cina, Jepang, Korea, dan Vietnam. Abiyoso menilai keberagaman peserta tersebut mencerminkan perkembangan pasar otomotif Indonesia yang semakin beragam dari sisi pilihan kendaraan, teknologi, dan inovasi.

5 hours ago
4

















































