Kolom abu keluar dari kawah saat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki terlihat dari Kabupaten Flores Timur, NTT,( ANTARA FOTO/Gregorio J Gilbert/app/YU)
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami empat kali erupsi, Sabtu (8/8) sejak pukul 12.00 hingga 18.00 Wita dengan erupsi terakhir menghasilkan kolom abu setinggi 500 meter di puncak gunung. Petugas Pemantau Gunung Lewotobi Laki-laki, Bramantya Aji Putra Mahendra menyampaikan erupsi terakhir terjadi, Sabtu (8/8) pukul 17.14 Wita.
"Erupsi menghasilkan kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 2.084 meter di atas permukaan laut," ujar dia.
Adapun erupsi abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat daya serta barat. Erupsi gunung Lewotobi Laki-laki terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 44,4 milimeter dan durasi sekitar satu menit 29 detik.
Gunung Lewotobi Laki-laki masih berstatus Level III (Siaga). Masyarakat yang berada di di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki, pengunjung serta wisatawan diminta untuk menjauh dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Adapun wilayah-wilayah yang perlu diwaspadai yakni wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Warga diminta menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari bahaya abu vulkanik erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki terhadap sistem pernapasan. (Ant/H-4)

















































