Java United Ditahan Garudayaksa 1-1 Meski Ciptakan Banyak Peluang

1 day ago 5
Java United Ditahan Garudayaksa 1-1 Meski Ciptakan Banyak Peluang Laga perdana Liga Super League 2026/2027 Java United FC vs Garudayaksa FC du Stadion Jatidiri Semarang imbang 1-1.(MI/Akhmad Safuan)

JAVA United FC gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC pada pertandingan perdana Super League 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9).

Tuan rumah sempat unggul lebih dahulu melalui sundulan Gustavo Franca pada menit ke-36. Namun, Garudayaksa FC mampu membalas pada babak kedua lewat gol Septian David Maulana pada menit ke-64.

Sejak peluit awal dibunyikan, Java United langsung mengambil inisiatif serangan. Tim berjuluk Kepodang Emas itu beberapa kali membahayakan pertahanan Garudayaksa melalui kombinasi permainan cepat dari kedua sisi lapangan.

Dua peluang awal Java United berhasil digagalkan penjaga gawang Garudayaksa, Dominik Holec. Kiper tersebut harus bekerja keras mengamankan gawangnya dari sejumlah tembakan keras pemain tuan rumah.

Tekanan Java United terus berlanjut hingga memasuki menit ke-15. Garudayaksa yang mendapat tekanan mulai mencoba keluar dari area pertahanan dan melancarkan serangan balik. Namun, upaya tim berjuluk The Spirit of Garuda itu belum mampu memberikan ancaman serius ke gawang Java United.

Peluang emas kembali diperoleh Java United pada menit ke-25. Yakob Sayuri yang berada di dalam kotak penalti melepaskan tembakan, tetapi bola masih mampu dihalau Holec dan hanya menghasilkan tendangan sudut. Java United kembali menciptakan peluang pada menit ke-32 melalui Gustavo Almeida. Namun, tembakannya masih melambung di atas mistar gawang.

Gol yang ditunggu publik Stadion Jatidiri akhirnya tercipta pada menit ke-36. Berawal dari skema tendangan sudut, Gustavo Franca berhasil menyambut umpan lambung dengan sundulan yang menembus gawang Garudayaksa. Gol tersebut membuat Java United unggul 1-0. Skor itu bertahan hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, Garudayaksa tampil lebih agresif. Tim tamu meningkatkan intensitas serangan dan mulai memberikan tekanan kepada lini pertahanan Java United.

Pertandingan pun berlangsung terbuka. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi belum mampu menambah gol.

Garudayaksa akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-64. Septian David Maulana memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan Cyrus Margono setelah terjadi duel udara di area pertahanan Java United.

GOL PENYAMA KEDUDUKAN
Bola liar tersebut langsung disambar Septian David dan mengubah kedudukan menjadi 1-1. Gol penyama kedudukan membuat pertandingan semakin sengit. Java United berupaya kembali mengambil kendali permainan dan meningkatkan tekanan untuk mencari gol kemenangan.

Gustavo Almeida mendapat peluang untuk membawa Java United kembali unggul melalui aksi individu. Namun, tembakan datarnya masih mampu digagalkan Holec menggunakan kakinya.

Memasuki masa tambahan waktu, Java United kembali memperoleh peluang emas. Vinicius Duarte yang berada dalam posisi tanpa pengawalan di dalam kotak penalti melepaskan tembakan ke arah gawang.

Namun, peluang tersebut gagal berbuah gol setelah bola hanya membentur tiang gawang Garudayaksa. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol dari kedua tim. Pertandingan perdana Super League 2026/2027 tersebut pun berakhir dengan skor 1-1.

Hasil itu membuat Java United harus kehilangan kesempatan mengamankan tiga poin di kandang sendiri setelah sejumlah peluang emas gagal dikonversi menjadi gol. Sementara Garudayaksa berhasil membawa pulang satu poin setelah mampu bangkit dari ketertinggalan pada babak pertama.

Hasil imbang ini menjadi modal evaluasi bagi kedua tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya dalam persaingan Super League 2026/2027. (E-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |